Liga 2
Taufik Hidayat Kecewa Dapat Kabar Dirinya tak Bisa Main Lawan Martapura FC
Meski Senin malam (27/11) PSIS melayangkan surat Nota Keberatan kepada PT Liga Indonesia Baru (LIB), dan ke PSSI.
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: Catur waskito Edy
Laporan Wartawan Tribun Jateng, F Ariel Setiaputra
TRIBUNJATENG.COM, BANDUNG - Wing Back PSIS, Taufik Hidayat hampir pasti tak bisa memperkuat PSIS Semarang di laga penting menghadapi Martapura FC (28/11) dalam perebutan posisi tiga terbaik Liga 2 musim ini.
Meski Senin malam (27/11) PSIS melayangkan surat Nota Keberatan kepada PT Liga Indonesia Baru (LIB), dan ke PSSI.
Taufik Hidayat dilarang tampil oleh LIB karena mengoleksi tiga kartu kuning sejauh ini.
Terakhir, kartu kuning ia dapatkan saat PSIS bersua PSMS Medan di laga semi final Liga 2.
Padahal laga melawan Martapura FC akan menentukan nasib PSIS di musim depan. Jika menang, maka Mahesa Jenar akan naik kasta ke Liga 1.
Mendengar dirinya terancam tak bisa bermain Taufik mengaku terkejut dan kecewa.
Belum lagi, kedua oraantua beserta kekasihnya yang berada di Semarang, tengah bertolak menuju Bandung untuk menyaksikan Taufik, yang selama ini memang menjadi tumpuan PSIS.
Tak hanya sebagai bek kanan, namun sebagai eksekutor bola mati.
"Sangat kecewa sekali, ini kan pertandingan menentukan bagi kami untuk bisa lolos ke Liga 1. Saya sudah sangat siap, tapi ternyata kabar terbaru saya tidak bisa membela PSIS sampai pertandingan terakhir," kata pengoleksi lima gol bersama PSIS ini.
"Sudah terlanjur bawa keluarga malah ada kabar dadakan seperti ini. Ya tambah kecewa lagi. Mereka sekarang sedang di perjalanan," imbuhnya.
Dia berharap rekan-rekannya bisa berjuang sampai akhir untuk memenangi laga atas Martapura FC.
"Buat teman-teman yang main, ini momentum kita ke Liga 1. Jangan tunda-tunda lagi. Saya juga berharap masih bisa main untuk laga terakhir. Semoga Nota Keberatan yang dilayangkan manajemen ke LIB bisa diterima, dan saya bisa ikut berjuang membela PSIS," tandasnya.
Selain Taufik, dua rekannya yang lain yakni Safrudin Tahar dan M Ali Khumaidi juga dilarang main melawan Martspura FC oleh operator liga karena kasus yang sama.
Sementara di kubu lawan, bek Erwin Gutawa sudah pasti tak bisa tampil karena mendapat sanksi dari Komdis PSSI berupa larangan tiga kali bertanding plus denda 25 juta rupiah.
Dua pemain lain, yakni Crah Eka Angger Waskito dan Wirabuana Prayogo juga dilarang tampil karena terkena akumulasi kartu kuning. Sama seperti kasus Taufik. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/taufik-hidayat_20171127_230144.jpg)