Belajar Deep Learning dari Profesor asal Taiwan, Unika Soegijapranata Bakal Kembangkan Hal Ini

Dari dosen tamu yang kemudian dibalut menjadi kuliah umum, FIK Unika Soegijapranata Semarang memperoleh cukup banyak ilmu.

Belajar Deep Learning dari Profesor asal Taiwan, Unika Soegijapranata Bakal Kembangkan Hal Ini
TRIBUN JATENG/DENI SETIAWAN
Prof Yen Tu Tsai, dosen dari Providence University Taiwan berbagai ilmu tentang Algoritma kepada mahasiswa tingkat III dan IV Fakultas Ilmu Komputer (FIK) Unika Soegijapranata Semarang, Rabu (29/11/2017). Kuliah umum itu dilaksanakan di Ruang Teater Gedung Thomas Aquinas Unika Soegijapranata Semarang. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Deni Setiawan

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dekan Fakultas Ilmu Komputer Unika Soegijapranata Erdhi Widyarto Nugroho berterima kasih atas tawaran Pemerintah Taiwan melalui Providence University untuk berbagi keilmuan kepada para mahasiswanya.

Melalui kehadiran dosen tamu yang kemudian dibalut menjadi kuliah umum, FIK Unika Soegijapranata Semarang memperoleh cukup banyak ilmu.

Materi profesor itu dapat dimanfaatkan dalam rutinitas keseharian di kampus yang berada di Jalan Pawiyatan Luhur IV Nomor 1 Bendan Dhuwur Banyumanik Kota Semarang itu.

"Satu di antaranya dari materi Deep Learning yang disampaikan oleh Prof Chen Lun Hung. Dari konsep sebuah kecerdasan buatan itu tentu sangat berkembang, khususnya di komputer. Kami tentu antusias dan ke depannya sangat bermanfaat baik bagi para dosen maupun mahasiswa," jelasnya.

Baca: Duh, 20.197 Perusahaan di Jateng Belum Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

Kepada Tribunjateng.com, Rabu (29/11/2017), dia mencontohkan beberapa hal yang biasanya dapat diimplementasikan dari Deep Learning tersebut seperti pengenalan wajah, plat nomor, hingga pengenalan suara.

"Ada beragam topik. Tetapi yang membuat kami tertarik untuk segera atau secepatnya dikembangkan adalah berkait analisis data, pengenalan pola kesehatan, hingga penggunaan di dunia game. Dan dalam waktu dekat, untuk data dan game itu akan coba kami lakukan di sini," jelasnya.

Baca: Ngeri! Ada 1.303 Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan di Jateng, Aktivis Desak RUU Ini Disahkan

Erdhi menyampaikan, berkait kuliah umum tersebut, kedua profesor dari Provindence University Taiwan yakni Prof Chen Lun Hung dan Prof Yen Tu Tsai itu bakal memberikan kuliah selama 36 jam.

Halaman
12
Penulis: deni setiawan
Editor: bakti buwono budiasto
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved