Para Buruh Masih Menunggu Uang Hasil Lelang PT Nyonya Meneer Semarang

Kuasa hukum Hendrianto, Eka Widhiaro, mengatakan, Bank Pembangunan Daerah (BPD) Papua masih menahan uang sisa penjualan lelang.

Para Buruh Masih Menunggu Uang Hasil Lelang PT Nyonya Meneer Semarang
Istimewa
Jamu Nyonya Meneer 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Radlis

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Tim kuasa hukum buruh dan pengusaha asal Sukoharjo, Hendrianto Bambang Santosa, mengeluhkan belum adanya pengembalian uang sisa penjualan lelang terkait kepailitan PT Nyonya Meneer.

Kuasa hukum Hendrianto, Eka Widhiaro, mengatakan, Bank Pembangunan Daerah (BPD) Papua masih menahan uang sisa penjualan lelang yang harusnya segera dikembalikan ke kurator.

Keluhan ini disampaikan Eka dalam sidang perkara gugatan lain lain kepailitam PT Nyonya Meneer di Pengadilan Niaga (PN) Semarang, Kamis (30/11/2017).

Baca: Akibat Cuaca Buruk Buat Nelayan Jepara, Tak Melaut Tak Bisa Hidup, Melaut Bertaruh Nyawa

Eka mengatakan, uang hasil lelang itu nantinya akan dibagikan kepada para kreditur.

Eka juga menuding adanya indikasi penggelapan terkait tidak adanya kejelasan dari proses lelang. Menurut Eka, BPD Papua menikmati keuntungan dari bunga simpanan.

Eka mengatakan pihaknya akan melaporkan hal itu ke Polda Jateng, Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan.

"Uang hasil sisa penjualan lelang hak para kreditur. Dari informasi kurator sisanya diperkirakan Rp 15 milyar tapi belum diberitahukan ke kami."

"Tidak ada transparansi, bahkan kurator sudah menyurati namun belum ada tanggapan. Katanya masalah birokrasi," kata Eka.

Halaman
12
Penulis: muh radlis
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved