Komisioner KPU Brebes Kecewa Tak Diperbolehkan Masuk ke Gedung Pelantikan Kepala Daerah

Pelantikan itu diwarnai insiden tidak diperbolehkannya lima komisioner KPU Brebes masuk ke dalam gedung pelantikan.

Komisioner KPU Brebes Kecewa Tak Diperbolehkan Masuk ke Gedung Pelantikan Kepala Daerah
ISTIMEWA
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, melantik Bupati dan Wakil Bupati Brebes, Idza Priyanti dan Narjo, di Wisma Perdamaian, Semarang, Senin (4/12/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Mamdukh Adi Priyanto

TRIBUNJATENG.COM,BREBES- Idza Priyanti dan Narjo resmi menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Brebes periode kedua setelah dilantik Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo di Wisma Perdamaian Semarang, Senin (4/12/2017).

Pelantikan itu diwarnai insiden tidak diperbolehkannya lima komisioner KPU Brebes masuk ke dalam gedung pelantikan.

Mereka ditolak petugas penjaga pintu gedung karena undangan yang dibawa Komisioner KPU itu berkode L (Luar), bukan D (Dalam).

"Kami hanya diperbolehkan di luar. Akhirnya kami memutuskan pergi dari gedung dan tidak ikut acara pelantikan," kata Ketua KPU Brebes, Muamar Riza Pahlevi, Selasa (5/12/2017).

Baca: Pil PCC Merebak, Wali Kota Semarang Intruksikan Satpol PP Tingkatkan Pengawasan di Tempat Ini

Sebelum pergi dari gedung karena kecewa, para komisioner sempat diperbolehkan masuk, namun ternyata kursi untuk 'jatah' mereka sudah ditempati orang lain.

Padahal, KPU merupakan lembaga yang ikut menangani penyelenggaraan Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) Februari 2017 lalu. Dan pelantikan adalah bagian tahap akhir dari Pilkada tersebut.

Menanggapi hal itu, Bupati Brebes, Idza Priyanti meminta maaf, terhadap insiden yang menimpa rombongan KPU Brebes itu.

"Baik atas nama Pemkab Brebes, panitia maupun pribadi, saya meminta maaf atas kejadian yang menimpa rombongan KPU itu," kata Idza Priyanti.

Baca: Tiga Hari Terandam Banjir Rob, Empat Desa di Kampung Laut Cilacap Terancam Rugi Miliaran

Menurutnya, kejadian itu di luar dugaan dan tidak ada maksud apa pun.

"Tidak ada maksud apa pun. Saya juga sudah meminta maaf langsung ke Komisioner KPU Brebes," jelasnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Brebes, Emastoni Ezam, yang juga Ketua Panitia Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Brebes menjelaskan, insiden yang menimpa rombongan KPU Brebes terjadi diduga akibat kesalahan teknis.

Seharusnya, KPU masuk ke dalam gedung dengan mendapatkan undangan berkode D dan bukan L.(*)

Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved