Rabu, 15 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Kecelakaan Lalulintas

KRONOLOGI Kecelakaan Maut Mahasiswa Teknik Kimia Undip: Diklakson Truk Lalu. .

Motor Supra yang dikendarai oleh Indra Siregar menabrak trotoar jalan pada Rabu (6/12/17) sekitar pukul 11.00 WIB

Penulis: Yasmine Aulia | Editor: muslimah
Tribun Jateng/Yasmine Aulia Gunawan
Rekan rekan Indra dan Fikri berkumpul di lokasi kejadian setelah mendapat kabar kecelakaan. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Yasmine Aulia

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Motor Supra yang dikendarai oleh Indra Siregar menabrak trotoar jalan pada Rabu (6/12/17) sekitar pukul 11.00 WIB.

"Mulanya Siregar mengendari motor di tengah jalan, lalu truk mengklaksonnya dari belakang, kemudian Siregar mendadak mengambil sisi kiri jalan," kata seorang saksi mata, A'ad kepada Tribunjateng.com.

Namun motor yang dikendarai Siregar malah menabrak trotoar pada sisi jalan.

Baca: Sedih, Tewas dalam Kecelakaan di Banyumanik, Rekan-rekan Siregar Kenang Kebersamaan Mereka

Baca: Postingan Terakhir Indra Siregar Sebelum Tewas dalam Laka di Banyumanik, Kita ada di Gunung. .

Baca: Kanitlaka Ungkap Kronologi Kecelakaan Maut Mahasiswa Teknik Kimia Undip, Tewas di Lokasi karena Ini

Fikri yang membonceng Siregar terpelanting masuk langsung ke dalam selokan.

Sedangkan Siregar terpelanting menabrak benda keras pada bagian kepala, lalu masuk ke dalam selokan.

Siregar meninggal dunia di lokasi kejadian sedangkan Fikri mengalami luka-luka.

Menurut polisi dari Polsek Banyumanik, Ipda Suharno, diduga pengendara mengalami kelelahan dan mengantuk..

Indra Siregar dan Fikri Risang merupakan mahasiswa Teknik Kimia Undip yang baru saja pulang dari acara mendaki gunung Ungaran bersama rekan-rekannya.

Kedua mahasiswa ini mengendarai motor Supra nopol KB6401HI.

Siregar berniat mendahului rekan-rekan lainnya untuk pulang ke Semarang karena esok hari akan menghadapi ujian.

Sehingga Siregar dan Fikri pulang ke Semarang tidak bersama rombongan rekan-rekannya.

"Sekarang teman-teman yang lain masih di gunung Ungaran, baru mau meluncur pulang," ujar salah seorang kerabat Siregar sambil menangis tersedu-sedu.

Keluarga Indra Siregar telah dihubungi oleh rekan kuliahnya.

"Keluarganya ada di Tapanuli, ini sudah kami hubungi baru saja."

(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved