Warga Tegal Keluhkan Kelangkaan Elpiji Melon

Kelangkaan gas elpiji ukuran tiga kilogram terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Tegal.

Warga Tegal Keluhkan Kelangkaan Elpiji Melon
tribun jogja/rendika ferri k
ilustrasi antrian 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Mamdukh Adi Priyanto

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Kelangkaan gas elpiji ukuran tiga kilogram terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Tegal.

Kelangkaan gas tiga kilogram atau gas melon ini sudah mulai terasa sejak sebulan lalu.

Warga sudah mencari dari satu pangkalan satu ke pangkalan lain dan dari pengecer satu ke pengecer lain, tetap saja dia tidak mendapatkan gas elpiji.

Seorang warga Desa Dukuhwaru, Kecamatan Dukuhwaru, Kabupaten Tegal, Yunanto (48) mengatakan sudah mendatangi sejumlah pangkalan dan pengecer di warung- warung kecil yang menyediakan gas melon, namun tidak juga mendapatkannya.

"Sudah kesana kesini, tapi tidak juga mendapatkan gas tiga kilogram. Padahal sangat dibutuhkan buat memasan dan juga buat jualan bakso," kata Yunanto.

Untuk mendapatkan gas elpiji, ia menitipkan tabung gas di pangkalan. Agar saat ada stok baru datang ke pangkalan, dia langsung mendapatkan jatah.

Sementara, pemilik pangkalan gas melon, mengatakan ada pengurangan pasokan beberapa waktu terakhir ini.

"Setiap dua hari sekali, biasanya dapat pasokan gas tiga kilogram sebanyak 30 tabung. Namun, sejak sebulan terakhir, hanya dapat 25 tabung," kata pemilik pangkalan gas elpiji, Ali Rokhman (52), asal Desa Kabunan, Kecamatan Dukuhwaru, Kabupaten Tegal.

Bahkan, kata dia, pada sepekan terakhi ini, ia belum mendapatkan pasokan gas melon kembali. Sehingga, ia harus memasang papan bertuliskan gas habis di depan tokonya.

Sementara, seorang karyawan agen gas melon di kecamatan setempat, Tarsana (48) mengakui pasokan gas tiga kilogram berkurang.

"Itu sepertinya kebijakan dari Pertamina langsung. Biasanya, setiap hari, mendapatkan pasokan sebanyak 4.000 hingga 5.000 tabung. Namun, sekarang hanya sekitar 3.300 tabung," tuturnya.

Karena kelangkaan itu, warga berharap pemerintah dapat menormalkan kembali pasokan elpiji tiga kilogram.(*)

Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved