Kamis, 7 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Kehilangan Pemain, CEO PSIS Semarang Bantah Pihaknya Bergerak Lambat

Ia menyebut manajemen klub berjuluk Mahesa Jenar ini tengah fokus dalam tiga hal.

Tayang:
TRIBUNNEWS.COM
PSIS Semarang sukses memastikan diri meraih tiket ke Liga 1 musim 2018 setelah berjuang mati-matian menghadapi Martapura FC, dalam perebutan posisi ketiga Liga 2, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Selasa (28/11). PSIS menang secara dramatis dengan skor akhir 6-4. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, F Ariel Setiaputra

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG- PSIS Semarang menepis kabar bahwa klub kebanggan Jawa Tengah ini lambat dalam melakukan pembentukan tim untuk musim depan.

Hampir dua pekan sejak PSIS memastikan lolos ke Liga 1 2018 pada 28 November silam, secara teknis baru pelatih Subangkit bersama tiga staffnya serta tiga nama pemain PSIS musim lalu yang dipastikan bertahan.

Ketiga nama pemain yakni Muhammad Yunus, Aldaier Makatindu, serta Ruud Gulid.

Seorang pemain penting musim lalu, Ahmad Agung dipastikan hengkang dan merapat ke Bali United.

Nama lain yang mungkin bakal merapat ke Bali United adalah Taufik Hidayat.

Namun saat ini sang pemain masih menjalani trial selama dua hari sejak Sabtu (9/12/2017).

Saat ini, belum ada nama-nama baru yang akan merapat atau bahkan diincar PSIS muncul ke publik.

Jelas, dengan kondisi itu, memunculkan beragam reaksi dari publik terkait keseriusan PSIS menghadapi kompetisi sepak bola paling elit se-tanah air, Liga 1.

Adapun pada Minggu (10/12/3017) kemarin, CEO PSIS, jajaran manajemen beserta pelatih mengadakan rapat manajemen membahas terkait rencana yang akan diambil kedepan.

"Rencana manajemen secara garis besar seperti yang saya sampaikan di media sosial. Selain itu, kami bahas progres masing-masing manajemen," kata CEO PSIS, Yoyok Sukawi saat dihubungi.

Baca: Ucapkan Perpisahan dengan PSIS Semarang, Ini Yang Dikatakan Ahmad Agung

Dilansir dari akun Instagram pribadi milik bos PSIS tersebut, @yoyok_sukawi, Ia secara tegas menepis anggapan PSIS tak serius mempersiapkan diri menatap Liga 1.

Menurutnya, PSIS tidak tidur selepas keberhasilan promosi ke Liga 1.

Ia menyebut manajemen klub berjuluk Mahesa Jenar ini tengah fokus dalam tiga hal, yakni manajemen pembentukan tim, manajemen verifikasi Liga 1 yang meliputi sporting, financing, personel, dan legal, serta manajemen persiapan infrastruktur untuk menyiapkan home base PSIS nantinya.

"Memang terlihat kami tidak bergerak, karena semua sedang fokus berkerja. Sebenarnya yang terjadi manajemen sedang berkerja keras mempersiapkan PSIS secara serentak disemua lini karena kita tim baru di liga 1," Kata Yoyok.

"Untuk perekrutan pemain semua bergerak cepat juga, namun beberapa pemain meminta kenaikan fantastis
tiga sampai lima kali lipat, terlalu tinggi untuk PSIS, dan beberapa tidak memberi PSIS kesempatan untuk negosiasi dan langsung pamit pergi ke tim yg lebih besar," imbuhnya.

Baca: Kapten PSIS Semarang, Haudi Abdillah Bantah Hijrah ke Borneo FC

Terkait perekrutan pemain dan pengganti pemain yang hengkang, ia menyebut tak akan silau dengan nama-nama tenar saat ini, untuk mencari pengganti pemain yang hengkang.

Adapun untuk rekrutan legiun asing, Yoyok menyebut, ia pribadi bakal langsung berangkat menuju beberapa negara tujuan untuk memantau langsung calon pemain PSIS, tak hanya ke Amerika Latin, melainkan Eropa dan juga Asia.

Selain itu, ia menyebut PSIS juga membuka opsi lain dengan menampung nama-nama pemain asing yang ditawarkan agen pemain dan pernah merumput di Indonesia sebelumnya.

"Untuk pemain asing, saya akan keliling sendiri ke Argentina, Chile, Serbia dan Korea mencari pemain asing muda yang bagus. Dan banyak pula agen pemain asing menawarkan pemain asing bagus-bagus, serta beberapa pemain sudah langsung menghubungi manajemen berminat bergabung."

"Namun semua pemain asing incaran akan direkrut setelah melalui proses seleksi dan tes kesehatan yang akan dilaksanakan bulan Januari," tandasnya.(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved