Begal Teriak Begal Bikin Warga Bingung Tangkap yang Mana, Akhirnya Ada Perempuan . . .
Begal Teriak Begal Bikin Warga Bingung Tangkap yang Mana, Akhirnya Ada Perempuan yang dikenali
Penulis: Daniel Ari Purnomo | Editor: iswidodo
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dua orang begal ditangkap sejumlah warga Tegalsari, Kota Semarang, Senin (11/12/2017) pukul 04.30 WIB.
Lokasi pembegalan di Jalan Tegalsari Raya, tepatnya seberang gapura masuk Tegalsari Barat I, Kecamatan Candisari.
Seorang korban menderita luka tusuk.
Identitas korban adalah Imam (24), warga Desa Wates, Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali.
"Imam memboncengkan teman wanita berinisial V. Teman wanita itu selamat. Sedangkan Imam ditusuk pada bagian bawah jantung," kata Kapolsek Candisari, Iptu Teguh Prasetyo.
Teguh berujar Imam dibawa warga setempat ke RS Elisabet.
Kondisi Imam cukup parah. Dia mendapat perawatan intensif.
Sementara itu V diamankan di kantor polisi.
Para warga menyerahkan dua pembegal ke kantor Polsek Candisari.
Identitas pelaku bernama Ahmad Ridwan (23) dan Yosi Hussein (25).
Ridwan warga Jalan Petek, Kelurahan Dadapsari, Semarang Utara.
Yosi warga Erowati Baru, Bulu Lor, Semarang Utara.
"Mereka kesehariannya mengamen. Pengangguran itu," imbuh Teguh.
Teguh mengatakan modus pelaku berpura-pura tabrakan motor dengan korban.
Saat kejadian, korban melaju dari arah Jalan Sriwijaya. Pelaku dari arah berlawanan.
Motor yang dikendarai Imam bertabrakan dengan motor para pelaku.
Sempat terjadi keributan. Pelaku bernama Ridwan merampas ponsel milik V. Imam berupaya merebut.
"Imam diteriaki Ridwan sebagai begal, lalu ditusuk oleh Yosi. Imam pun tumbang," beber Teguh.
Keributan itu menarik perhatian warga setempat. Sejumlah warga mendatangi lokasi.
Para pelaku berupaya meyakinkan warga. Mereka menuduh Imam dan V adalah begal.
"Rupanya ada warga yang mengenali V. Tuduhan itu berbalik. Yosi dan Ridwan pun ditangkap," tutur Teguh.
Ridwan dan Yosi masih ditahan di Polsek Candisari.
Sejumlah barang bukti yang disita polisi berupa sebilah pisau lipat, dua unit motor milik pelaku dan korban, dan satu unit ponsel merk Asus. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kanit-reskrim-polsek-candisari-iptu-suprianto-memperlihatkan-pisau-lipat_20171211_180147.jpg)