Derita Penjaga Vila di Baturraden, Tidak Digaji Sebulan karena Ini

Pengosongan sejumlah hotel dan vila di kawasan Baturraden oleh Pemerintah Kabupaten Banyumas terus berlanjut

Derita Penjaga Vila di Baturraden, Tidak Digaji Sebulan karena Ini
Tribun Jateng/Khoirul Muzaki
Spanduk tolak penggusuran hotel terpasang di komplek perhotelan dan vila non bintang di kawasan wisata Baturraden Banyumas

Laporan Wartawan Tribun Jateng Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG COM, BANYUMAS - Pengosongan sejumlah hotel dan vila di kawasan Baturraden oleh Pemerintah Kabupaten Banyumas terus berlanjut.

Sedikitnya enam hotel atau vila di kawasan objek wisata itu telah disegel oleh Satpol PP Banyumas beberapa waktu lalu.

Garis kuning bertuliskan Belum Berizin terpasang di pintu depan beberapa vila di Baturraden. Gedung-gedung itu kini berubah sunyi dan tak lagi ditinggali. Sementara puluhan hotel dan vila lain yang selamat dari penyegelan juga wajib dikosongkan.

Pengosongan yang terkesan dadakan ini tentu mengejutkan, terutama bagi para pelaku pariwisata atau karyawan di sektor perhotelan.

Aslim, penjaga vila Virgo hanya bisa meratapi kenyataan yang tak mengenakkan. Isu pengosongan hotel dan vila di Baturraden benar-benar mematikan sumber penghidupannya.

Sejak awal November 2017 lalu, saat isu itu mencuat, vila berubah sepi. Terlebih saat peringatan resmi keluar dari pemerintah.

Surat peringatan pertama dilayangkan Pemkab ke pengelola vila pada 14 November 2017 lalu mengejutkan pengelola.

Isinya, pengelola diberi waktu 7 hari agar segera mengosongkan bangunan untuk diserahkan sepenuhnya ke Pemkab Banyumas.

Bangunan itu diklaim aset Pemkab Banyumas yang dikelola pihak swasta, sedangkan masa sewa telah habis tahun 2014.

Halaman
123
Penulis: khoirul muzaki
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved