Emiti Mematung di Depan Puskesmas usai Ditolak, Perjalanan Jauhnya Sia-sia, Bayinya Meninggal

Emiti menceritakan, anak bungsunya itu tampak tidak sehat sejak Jumat (8/12/2017) malam

Emiti Mematung di Depan Puskesmas usai Ditolak, Perjalanan Jauhnya Sia-sia, Bayinya Meninggal
Tribun Jateng/Mamdukh Adi Priyanto
Sang ibu, Emiti, sedang berada di pusara buah hatinya, Icha, yang meninggal karena mutaber dan tidak dapat pengobatan lantaran mendapatkan penolakan dari puskesmas setempat. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Mamdukh Adi Priyanto

TRIBUNJATENG.COM, BREBES - "Orang miskin tidak boleh sakit," mungkin ungkapan itu yang kini dirasakan Emiti (32) warga Desa Sidamulya, Kecamatan Wanasari, Brebes.

Sang buah hati yang masih berusia tujuh bulan, Icha Selfia, meninggal dunia setelah mendapatkan penolakan dari pihak Puskesmas.

Nyawanya tak tertolong lantaran tidak segera mendapatkan penanganan dari Puskesmas setempat.

Emiti menceritakan, anak bungsunya itu tampak tidak sehat sejak Jumat (8/12/2017) malam.

"Icha mengalami gejala muntah dan berak (mutaber). Kemudian, malam-malam saya bawa ke tukang urut," kata Emiti, Senin (11/12/2017).

Namun, kata dia, tukang urut menyarankan membawa bayinya itu ke Puskesmas.

Keesokan harinya, pada Sabtu (9/12/2017), Emiti membawa anaknya itu ke Puskesmas dengan berjalan kaki sejauh 1,5 kilometer sekitar pukul 10.00 WIB.

Maklum, jarak Puskesmas dari rumahnya lumayan jauh. Ekonomi yang pas- pasan juga tidak memungkinkan dirinya punya kendaraan, suaminya pun tengah merantau ke luar kota.

Sesampai di Puskesmas, bukan mendapatkan pertolongan, ia dan buah hatinya justru mendapatkan penolakan dan ditelantarkan.

Halaman
12
Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved