Expo Kampanye Iklan, Mahasiswa Komunikasi USM Sulap Lantai Jadi Petunjuk Bekal Hakiki

Sebuah kelompok pada expo ini menyulap lantai lobi arah masuk gedung fakultas menjadi petunjuk arah yang bisa dipilih mahasiswa yang lewat.

Expo Kampanye Iklan, Mahasiswa Komunikasi USM Sulap Lantai Jadi Petunjuk Bekal Hakiki
IST
Lantai gedung M FTIK yang diberi petunjuk arah dalam Expo Kampanye Iklan mahasiswa Ilmu Komunikasi USM, Senin (11/12/2017). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Mahasiswa Ilmu Komunikasi (Ilkom) USM kembali unjuk kreativitas.

Senin (11/12/2017) pagi, mereka menyulap gedung M FTIK USM menjadi arena display kampanye iklan.

Expo Kampanye Iklan ini merupakan acara yang rutin dilakukan setiap menjelang akhir semester.

Merupakan ajang pembuktian kreativitas mahasiswa Ilmu Komunikasi USM.

“Kreasinya itu bikin kagum. Ide mengadaptasi lantai jadi petunjuk arah tidak akan muncul kalau orangnya tidak kreatif. Maju terus pokoknya bagi mahasiswa Ilkom USM” ungkap seorang pengunjung expo, Dian Pratama, mahasiswa Jurusan Informatika USM.

Masing-masing kelompok memang berlomba menampilkan karya yang paling menarik.

Iklan di dinding gedung
Iklan di dinding gedung (IST)

Ada tampilan iklan konvensional seperti spanduk, poster, x-banner, iklan radio, dan TV, hingga tampilan iklan out of the box melalui tampilan ambience ads.

“Semoga saja kelak mahasiswa ini bisa expo di luar USM, jadi saya ikut bangga,” lanjut Dian.

Sebuah kelompok pada expo ini menyulap lantai lobi arah masuk gedung fakultas menjadi petunjuk arah yang bisa dipilih mahasiswa yang lewat.

Ada tiga pilihan yaitu Fakultas Tercinta, Bekal Masa Depan Yang Hakiki, dan Kantin.

Ketiganya mengarah pada lokasi yang berbeda.

“Saya suka kemampuan kreativitas kampanye iklannya yang bisa melibatkan dan menarik perhatian orang yang lewat," tutur Dosen Informatika USM, Whisnumurti Adhiwibowo.

Asyik memperhatikan iklan
Asyik memperhatikan iklan (IST)

Acara ini memang hadir untuk membangun kesadaran masyarakat kreatif Semarang bahwa tampilan iklan bisa tidak membosankan bila dikelola secara baik.

Yang dibutuhkan adalah pengenalan produk, pengenalan pasar, daya imajinasi tinggi, dan kemampuan mewujudkan imajinasi menjadi nyata.

”Karena imajinasi sebagus apa pun tanpa perwujudan nyata hanya akan berhenti sebagai mimpi," jelas Errika Dwi SetyaWatie, dosen pengampu Manajemen Produksi Iklan, mata kuliah yang menaungi Expo Kampanye Iklan ini. (*)

Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved