Sistem Satu Arah

INFO: Jalan Pekunden Satu Arah dari Pandanaran, dan Jalan Basudewo Jadi Dua Arah

INFO: Jalan Pekunden Satu Arah dari Pandanaran, dan Jalan Basudewo Jadi Dua Arah, Selasa (12/12/2017).

INFO: Jalan Pekunden Satu Arah dari Pandanaran, dan Jalan Basudewo Jadi Dua Arah
tribunjateng/m zainal arifin
SATU ARAH - Petugas memasang rambu jalan searah dari Pekunden menuju jalan Pandanaran Kota Semarang, Selasa (12/12/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Zainal Arifin

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang bersama Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Semarang kembali menerapkan sistem satu arah di ruas jalan Kota Semarang, Selasa (12/12/2017).

Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Yuswanto Ardi menyebutkan, ruas jalan itu yakni Jalan Pekunden ke pusat kuliner Batan Miroto. Arah yang ditutup yaitu dari Pekunden menuju Jalan Pandanaran. Dengan demikian, kendaraan yang dari Jalan Pandanaran bisa belok ke jalan tersebut..

"Pemberlakuan sistem satu arah ini untuk mengurai kepadatan lalu lintas yang biasa terjadi di Jalan Pandanaran, sebagai pusat oleh-oleh Kota Semarang," kata Ardi.

Dikatakan, pemberlakuan satu arah tersebut bertujuan untuk memperingan beban di perempatan Eka Karya. Karena titik tersebut merupakan titik kepadatan lalu lintas jalan Pandanaran.

"Dengan adanya sistem satu arah ini kami harapkan nanti jalur Pandanaran bisa berkurang kepadatan karena arus lalu lintas bisa kita alihkan ke Pekunden untuk ditembuskan ke Thamrin," jelas Ardi.

Selain itu, pemberlakuan satu arah untuk Jalan Pekunden menyusul sejumlah ruas jalan lain di Kota Semarang, seperti Jalan Pemuda, Imam Bonjol, Gajah Mada dan lainnya, adalah untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas saat libur Natal dan Tahun Baru yang tinggal menghitung hari.

"Ini juga sebagai salah satu upaya kita mengantisipasi menjelang liburan Natal dan Tahun Baru yang sebentar lagi akan kita laksanakan kegiatan pengamanan bersama Dishub," paparnya.

Kondisi berbeda diterapkan di Jalan Basudewo. Mulai Selasa (12/12/2017), ruas jalan tersebut kembali diberlakukan menjadi dua arah, setelah sebelumnya merupakan jalan satu arah.

"Kami jadikan dua arah kembali karena di sana ruasnya tidak terlalu panjang dan ternyata banyak juga masyarakat yang keberatan," tuturnya.

Kabid Lalu Lintas Dishub Kota Semarang, Danang Kurniawan menambahkan, pemberlakuan satu arah yang telah dijalankan di sejumlah ruas jalan Kota Semarang terbukti menghasilkan waktu tempuh yang lebih singkat, meskipun jarak yang ditempuh bertambah panjang.

"Kemarin dari Dirlantas, Satlantas dan Dishub telah melakukan evaluasi, telah kita hitung siklusnya untuk jarah tempuhnya memang terlambat, namun waktu tempuhnya itu sebenarnya berkurang," ujarnya.

Selanjutnya, untuk lebih mengefektifkan jalur searah yang telah dijalankan, pihaknya akan melengkapi dengan Area Traffic Control System (ATCS) di sejumlah persimpangan.

"Cuma ini ada beberapa persimpangan yang memang harus kita lengkapi dengan ATCS, nanti kalau beberapa simpang sudah dilengkapi dengan ATCS itu pasti lebih optimal lagi," tandasnya. (*)

Penulis: m zaenal arifin
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved