BPBD Kabupaten Kudus Menggelar Workshop Standar Operasional Prosedur Kedaruratan Bencana

"Sekretaris Daerah, Bapak Noor Yasin saat membuka acara ini sungguh mengapresiasi," ujar Khoirul kepada Tribunjateng.com.

BPBD Kabupaten Kudus Menggelar Workshop Standar Operasional Prosedur Kedaruratan Bencana
TRIBUN JATENG/DWI LAYLA
'Workshop Penyusunan Mekanisme dan Standar Operasional Prosedur tentang Kedaruratan Bencana' di aula Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kudus, Rabu (13/12/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dwi Layla

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menggelar kegiatan selama tiga hari, tanggal 12 - 14 Desember 2017.

Aula BPBD Kudus menjadi lokasi berlangsungnya 'Workshop Penyusunan Mekanisme dan Standar Operasional Prosedur tentang Kedaruratan Bencana'.

Persertanya yang mengikuti kegiatan ini sekitar 33 orang yang merupakan perwakilan dari dinas terkait.

Kesadaran bahwa Kabupaten Kudus termasuk daerah rawan bencana, menjadi alasan digelarnya acara ini.

Baca: Pertanyakan Kenetralan Seleksi Perangkat Desa, DPRD Kabupaten Kendal Panggil Pemkab

Koordinator program, Khoirul Anam menuturkan bahwa pelaporan dan pelaksanaan kegiatan terkait bencana di tahun-tahun sebelumnya masih belum apik, sehingga butuh adanya penyatuan persepsi antara dinas terkait SOP kedaruratan bencana.

"Sekretaris Daerah, Bapak Noor Yasin saat membuka acara ini sungguh mengapresiasi," ujar Khoirul kepada Tribunjateng.com.

"Sebab masing-masing lembaga telah memiliki SOP sendiri dan kita butuh pandangan yang sama. Apalagi Kudus termasuk rawan bencana," sambungnya.

Baca: Wanita Ini Terinspirasi Sejarah Kota Semarang untuk Membuat Cake yang Rasanya Unik

Acara tersebut digagas oleh Lembaga Penangulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) NU Kabupaten Kudus yang bekerja sama dengan Department of Foreign Affaira and Trade dan BPBD.

Fasilitatornya adalah Didik S Mulyono, dari LPBI pusat.

Produk berupa SOP ini akan diujikan dan nantinya akan menjadi tolak ukur jika terjadi bencana.(*)

Penulis: Dwi Laylatur Rosyidah
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved