Satu Balita Meninggal Dunia, Dinkes Kendal Nyatakan Kejadian Luar Biasa

Saat ditanyai oleh Tribun Jateng apakah sakit saat disuntik, ia hanya menggeleng-gelengkan kepala pertanda tidak sakit.

Penulis: Dhian Adi Putranto | Editor: suharno
TRIBUN JATENG/DHIAN ADI PUTRANTO
Anak-anak tengah disuntik imunisasi difteri di Balai Desa Sambongsari, Weleri, Kendal, Jawa Tengah. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dhian Adi Putranto

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Fadil Hafidz Darma (4) sangat berani saat diimunisasi ulang difteri di Balai Desa Sambongsari, Weleri, Kendal, Jawa Tengah, Kamis (14/12/2017).

Imunisasi ulang yang diadakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal ini guna mencegah penyebaran penyakit difteri yang sangat berbahaya.

Fadil tak menunjukkan rasa takut sama sekali ketika jarum suntik menembus kulitnya.

Berbeda dengan anak lain yang menangis sampai orang tuanya kerepotan menenangkan.

Saat ditanyai oleh Tribun Jateng apakah sakit saat disuntik, ia hanya menggeleng-gelengkan kepala pertanda tidak sakit.

Baca: Ini Tips dari Dokter RSUP dr Kariadi Semarang untuk Cegah Penyakit Difteri

Maesari, ibunya Fadil menjelaskan anaknya mengikuti imunisasi difteri ulang karena untuk memperkuat kekebalan daya tahan tubuh anaknya.

Di daerahnya ada anak Balita yang meninggal karena penyakit berbahaya itu.

Mengetahui ada anak balita yang meninggal dunia akibat penyakit difteri di desanya, Maesari khawatir anaknya akan tertular.

Hal ini karena jarak antara sekolah anaknya dengan rumah balita yang meninggal karena difteri tak lebih dari 100 meter.

"Rumah saya di dusun berbeda. Saya di Dusun Salakan, tapi TK (Taman Kanak-kanak) anaknya saya di Dusun Sambungan Lor, satu lokasi dengan rumah anak itu," ujarnya.

Ia mengatakan semua anak usia di bawah lima tahun yang berada di lokasi tersebut mendapatkan imunisasi ulang termasuk murid-murid TK yang sekolahnya berada di sekitar lokasi rumah anak yang meninggal karena difteri.

Dengan meninggalnya Muhammad Rindata Adi Nugraga karena penyakit difteri, Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal menyatakan Kejadian Luar Biasa (KLB) atas penyakit difteri.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved