Para Perawan Lakukan Ritual Terlarang untuk Bangkitkan Pemimpin Bijak yang Telah Tiada

Para Perawan Lakukan Ritual Terlarang untuk Bangkitkan Pemimpin Bijak yang Telah Tiada ditampilkan tarian Montel Dance Crew

Para Perawan Lakukan Ritual Terlarang untuk Bangkitkan Pemimpin Bijak yang Telah Tiada
tribunjateng/dwi laylatur rosyidah
Bangkit Rogo yang merupakan judul dari tarian Montel Dance Crew menjadi pembuka awal acara Grand Final Duta Pilkada Kudus 2018, Sabtu (16/12/2017). 

Laporan wartawan Tribun Jateng, Dwi Layla

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - 'Bangkit Rogo' yang merupakan judul dari tarian Montel Dance Crew menjadi pembuka awal acara 'Grand Final Duta Pilkada Kudus 2018', Sabtu (16/12/2017).

Acara ini digelar di auditorium Universitas Muria Kudus (UMK) Jawa Tengah.

Kru yang terdiri dari empat wanita dan satu pria ini tampak luwes.

Mengenakan batik dan atasan hitam, penonton yang hadir di ruangan ini dibuat terpukau oleh mereka.

Tarian ini mempunyai judul 'Bangkit Rogo' dan berkisah yang kental dengan dunia politik.

Bagus Ananda (19), leader dari kru dance ini menjelaskan bahwa tarian kontemporer ini bertutur tentang bagaimana perawan-perawan lakukan ritual terlarang untuk bangkitkan pemimpin bijaknya yang telah tiada.

"Ceritanya, dahulu sebuah negeri yang makmur mempunyai pemimpin yang bijaksana dan bertanggung jawab, namun kepemimpinannya tidaklah lama."

"Selepas itu kualitas pemimpin yang menggantikannya terus menurun, tak ada yang sebijak pemimpinnya terdahulu. Sehingga negeri itu menjadi carut marut," ujarnya kepada Tribunjateng.com.

Menyadari kondisi itu, akhirnya para perawan yang tinggal di negeri itu lakukan ritual terlarang tuk bangkitkan jenazah pemimpin yang bijaksana.

Dengan atribut selendang gendong bayi, menjadi simbol tentang awal kehidupan.

Tak butuh waktu lama, persiapan dari tari ini hanya lima hari.

Semua anggota dari kru ini adalah mahasiswa UMK.

Acara ini terjalin berkat kerja sama Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kudus dan Badan Eksekutif Mahasiswa UMK. (*)

Penulis: Dwi Laylatur Rosyidah
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved