DUH, Ada 3.000 Unit Rumah Tidak Layak Huni di Tegal

Progam pemerintah pusat satu di antaranya adalah merenovasi rumah tidak layak huni.

DUH, Ada 3.000 Unit Rumah Tidak Layak Huni di Tegal
TRIBUN JATENG/BARE KINGKIN KINAMU
Progam pemerintah pusat satu di antaranya adalah merenovasi rumah tidak layak huni. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Bare Kingkin Kinamu
TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Progam pemerintah pusat satu di antaranya adalah merenovasi rumah tidak layak huni.

Nursholeh, Plt Walikota Tegal, mengatakan rencana pemerintah pusat tersebut harus terealisasi pada
acara dialog interaktif dengan masyarakat Kelurahan Slerok Kecamatan Tegal Timur di Jalan Anjani, Senin (18/12/2017).

Nusholeh mengemukakan rencana yang harus terealisasi adalah sebagai berikut.

"Dari data yang telah masuk, ada 3.000 unit rumah yang tidak layak huni di Kota Tegal. Untuk saat ini pertahun baru bisa terealisasi antara 100-110 unit rumah," tuturnya.

Tahun 2018 harus ada kemajuan. Sebab ini merupakan amanah dari pemerintah pusat.

"Tahun depan harus bisa memenuhi target untuk merenovasi 600 rumah layak huni per tahun, " begitu tutur

Nursholeh kepada para hadirin yang mengikuti dialog pada malan hari itu.

Tampak juga Plt Sekda Kota Tegal ikuti acara dialog ini.

Rumah layak huni memang sudah menjadi progam pemerintah pusat. Nursholeh, Plt Walikota Tegal, menegaskan untuk benar-benar bisa melaksanakan amanah tersebut.

Rumah memang merupakan hal penting dalam menunjang aspek kehidupan warga.

Selain itu acara ini juga diharapkan bisa menyamakan persepsi arah pembangunan kota Tegal serta menjalin silaturahmi antar pemerintah kota dengan kelurahan.

Penulis: Bare Kingkin Kinamu
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved