Liputan Khusus

PAKAR IT: Investasi Bitcoin Sangat Berisiko

Ramainya perbincangan masyarakat mengenai maraknya alat pembayaran virtual bitcoin mendapat tanggapan serius

PAKAR IT:  Investasi Bitcoin Sangat Berisiko
www.fendy.web.id
BITCOIN 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Ramainya perbincangan masyarakat mengenai maraknya alat pembayaran virtual bitcoin mendapat tanggapan serius dari pakar IT Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang, Solichul Huda.

Ia menilai, selama penyelenggara bitcoin bukan lembaga keuangan yang sah, seperti bank, lebih baik tidak digunakan. Sebab, banyak risiko di balik pemanfaatannya.

Menurut dia, bitcoin adalah virtual money yang tidak ada standar nilainya di perdagangan internasional. Selain itu, bitcoin juga hanya berlaku di group atau kalangan tertentu. Sehingga, kepemilikan sejumlah bitcoin tidak dapat menggambarkan uang riil yang kita miliki.

Jika dilihat dari sisi penanggungjawab, tidak ada institusi yang dapat dimintai pertanggungjawabannya atas bitcoin itu. Sebagai contoh jika seseorang mempunyai bitcoin 500.000, tiba-tiba website penyedia bitcoin close semua, bitcoin itu tidak bernilai sama sekali.

"Bitcoin hanya bisa diperjual belikan kepada pengguna bitcoin untuk transaksi khusus mereka. Begitupun penjualnya yang jumlahnya terbatas. Risikonya, kita kesulitan menggunakan bitcoin untuk bertransaksi baik online maupun offline," paparnya.

Pria yang juga menjabat sebagai Direktur Indonesia eFraud Watch (IEW) itu menyatakan, dari sisi security, bitcoin masih bisa dibobol oleh hacher menggunakan software atau hardware, sehingga rentan kecurangan.

Dia menambahkan, perlu diperhatikan bitcoin tidak memiliki nomor seri (identitas khusus) untuk membuktikan itu bitcoin asli atau palsu.

Selain itu, untuk identifikasi cyber crime, pelaku yang menggunakan bitcoin sulit dilakukan, karena sistem itu tidak ada logs yang bisa ditelusuri.

"Sehingga, penggunaan bitcoin rawan penyelewengan atau fraud, karena didesain untuk kerahasiaan dan privasi transaksi," jelasnya.

Online

Halaman
123
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved