Pemkab Semarang Luncurkan Sekeping Kartu Untuk Mengurus Perpanjangan Usaha

Kini para pelaku usaha dapat secara menyimpan data mereka dalam bentuk sekeping kartu.

Penulis: amanda rizqyana | Editor: suharno
TRIBUN JATENG/AMANDA RIZQYANA
Peluncuran Single ID Card dan Diskusi di Hortimart pada Selasa (19/12/2017) mulai pukul 10.00. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Amanda Rizqyana

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN- Dinas Pelayanan Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Semarang meluncurkan Single ID Card atau Kartu Identitas Tunggal.

Kegiatan ini dilakukan di Green Resto Kompleks Hortimart Bawen Kabupaten Semarang, Selasa (19/12/2017) mulai pukul 10.00.

Menurut penuturan Valeanto Soekendro selaku Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, setelah para pelaku usaha memenuhi persyaratan pengajuan usaha, biasanya hanya mendapatkan surat keterangan mendirikan usaha.

Kini para pelaku usaha dapat secara menyimpan data mereka dalam bentuk sekeping kartu.

Kartu ini akan menyimpan data persyaratan pengajuan usaha para pelaku usaha.

"Bila di kemudian hari para pelaku usaha butuh untuk memperpanjang ijin usaha, tidak perlu lagi membawa bertumpuk-tumpuk berkas. Cukup single ID card," ujar Soekendro.

Baca: ASYIK! Driver Gojek di Kota Semarang Bisa Kredit Rumah Rp 42.000 Perhari

Para pelaku usaha tidak perlu membawa berkas apapun kecuali terdapat perubahan data.

Soekendro menuturkan, single ID card merupakan gagasan perdana di Jawa Tengah dan menjawab permintaan Presiden Joko Widodo atas kemudahan mengajukan izin usaha.

Menanggapi gagasan single ID card, Sekretaris Daerah Kabupaten Semarang, Gunawan Wibisono menuturkan sebagai Ketua Satgas Percepatan Permudahan Usaha, ia mengapresiasi gagasan tersebut.

Perizinan yang lebih cepat akan lebih baik untuk daerah tujuan usaha maupun pelaku usaha.

"Pemerintah lebih mudah dalam mengidentifikasi perijinan usaha dan para pelaku usaha pun lebih praktis dalam mengajukan izin usaha," ujarnya.

Peluncuran single ID card juga diadakan dialog antara para pelaku usaha kecil dengan Direktur Utama PT Geo Dipa Energi Riki Firmandha Ibrahim, Kepala Kejaksanaan Tinggi Negeri Kabupaten Semarang Raharjo Budi Kisnantoi, Wakil Bupati Semarang Ngesti Nugroho, Pemilik Hortimart Budi Darmawan, dan Perwakilan dari Polres Semarang. Duduk selaku moderator ialah Gunawan Wibisono.(*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved