Breaking News:

Seluruh Dharma Wanita di Kabupaten Kendal Berpartisipasi dalam Lomba Merangkai Buah dan Sayur

Sayur dan buah yang mereka gunakan bukanlah sayur dan buah import, namun semua itu berasal dari sayuran dan buah-buahan lokal.

Penulis: Dhian Adi Putranto | Editor: suharno
TRIBUN JATENG/DHIAN ADI PUTRANTO
Sudiyati (kiri) dan Solekah menunjukkan piala juara satu merangkai buah dan sayuran 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dhian Adi Putranto

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Kreatifitas Dharma Wanita Kecamatan Patebon dalam merangkai sayur dan buah menjadi sebuah karya seni yang patut diacungi jempol.

Hanya bermodal Rp 40.000 untuk membeli sayur dan buah ditambah memanfaatkan barang-barang bekas, mereka merangkai itu semua menjadi taman mini sayur dan buah yang cantik.

Sayur dan buah yang mereka gunakan bukanlah sayur dan buah import, namun semua itu berasal dari sayuran dan buah-buahan lokal.

Hasil seni itu sukses menyabet juara satu merangkai buah dan sayuran dalam acara Hari Ulang Tahun Persatuan Dharma Wanita yang ke 18 di Pendopo Kabupaten Kendal, Selasa (19/12/2017).

Ketua Dharma Wanita Kecamatan Patebon, Sudiyati mengatakan taman mini tersebut dibuat oleh dua orang yaitu dirinya dan Solekah yang merupakan Sekretaris Kecamatan Patebon.

"Temanya untuk merangkai telah ditentukan oleh panitia, selanjutnya akan dibentuk seperti apa itu sesuai kreatifitas kami," ungkapnya.

Baca: ASYIK! Driver Gojek di Kota Semarang Bisa Kredit Rumah Rp 42.000 Perhari

Dalam proses pembuatannya hanya membutuhkan waktu 50 menit, lebih cepat dibandingkan waktu yang ditentukan panitia yaitu 60 menit.

"Hari sebelumnya kami telah merancang dulu akan dibuat seperti apa rangkaian sayur dan buah ini," ujar Sudiyati.

Ketua Dharma Wanita Kabupaten Kendal, Widyo Putri Anjani Dewi mengatakan lomba tersebut menggunakan sayur dan buah lokal dari jawa tengah. Pesertas juga dibatasi membeli sayuran dan buah maksimal seharga 75 ribu rupiah.

Kegiatan tersebut diikuti oleh sebanyak 60 kelompok, terdiri tim dari 20 Kecamatan serta 40 tim dari Organisasi Perangkat Daerah. Tujuannya agar para Dharma Wanita lebih mencintai produk-produk buah dari lokal

"Kriteria penilaiannya adalah kreatifitas, keindahan, kerapian dan kebersihan," ujarnya.(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved