Wali Kota Hendrar Prihadi Ingin Manfaatkan Kekayaan Alam Laut Semarang
Hendi mengatakan akan membina para pengusaha di bidang kelautan dan nelayan dalam pemanfaatan kekayaan alam laut.
Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: suharno
Laporan Reporter Tribun Jateng, Reza Gustav
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi (Hendi) menyayangkan nilai jual ikan manyung yang cukup rendah di Kota Semarang.
Hal ini disampaikannya sebagai narasumber pada seminar 'Peran Kota Semarang dalam Pembangunan Sektor Maritim Menuju Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia' di Kampus Akademi Pelayaran Niaga (Akpelni), Bhendan Duwur, Gajah Mungkur Kota Semarang, Selasa (19/12/2017).
Hendi mengatakan akan membina para pengusaha di bidang kelautan dan nelayan-nelayan dalam pemanfaatan kekayaan alam laut di Kota Semarang.
"Fokus kami adalah bagaimana kemudian memberikan pelatihan-pelatihan kepada kawan-kawan UMKM yang ada di Kota Semarang untuk maju," ujarnya.
Baca: Tahun 2019 Semarang Diperkirakan Tenggelam, Begini Kata Wali Kota Hendrar Prihadi
Dia menyayangkan nilai jual ikan manyung yang sebenarnya masih bisa dinaikkan melalui pengolahan.
"Nelayan di Kota Semarang hanya mengambil ikan kemudian langsung dijual kepada konsumen, nah ini yang perlu dibina oleh pemerintah maupun CSR perusahaan-perusahaan besar agar mereka dapat mengolahnya dan memiliki nilai jual yang lebih tinggi," tambah Hendi.
Pemerintah Kota Semarang sedang melakukan pendampingan pengolahan ikan laut agar ikan laut di Kota Semarang dapat menjadi produk yang memiliki nilai jual lebih tinggi dan Kredit Wibawa (Wirausaha Bangkit Jadi Juara) yang memiliki keunggulan bunga hanya tiga persen per tahun.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/hendi_20171219_230619.jpg)