Selasa, 12 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Diklat Pelaut Akpelni Semarang Gunakan Sistem Semi Militer, Ini Penjelasannya

Direktur Utama Akpelni, Capt Achmad Sulistyo mengatakan bahwa sulit mengendalikan taruna tanpa adanya sistem semi militer.

Tayang:
Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: galih permadi
TRIBUN JATENG/REZA GUSTAV PRADANA
Pimpinan KM Kelimutu dan Akpelni berpose bersama di geladak kapal di perairan Karimunjawa, Jepara, Jawa Tengah, Sabtu (25/11/2017). 

Laporan Reporter Tribun Jateng, Reza Gustav

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Stigma sebagian masyarakat di Indonesia ke sistem semi militer pada sekolah masih cenderung kepada kekerasan.

Hal itu membuat sebagian orang tua ragu-ragu untuk menyekolahkan anaknya di sekolah

Seperti yang diutarakan Dewi, warga Demak, dia  melontarkan pertanyaan saat dialog interaktif tentang maritim di Akpelni beberapa waktu lalu, “Apakah diklat taruna di Akpelni bersistem semi militer?”

Direktur Utama Akpelni, Capt Achmad Sulistyo sebagai narasumber dialog tersebut menanggapi pertanyaan tersebut, bahwa sulit mengendalikan taruna tanpa adanya sistem semi militer.

 Saat ditemui Tribunjateng.com pada Selasa (19/12/2017), Achmad Sulistyo mengatakan bahwa tujuan dari semi militer tersebut adalah untuk mengajarkan kedisiplinan, bukan kekerasan.

 “Stigma masyarakat bahwa semi militer itu dekat dengan kekerasan. Apalagi untuk sekolah pelayaran memang membuat sebagian orang tua takut menyekolahkan anaknya,” ujarnya.

Sedangkan, menurut Achmad Sulistyo tidak ada unsur kekerasan di Kampus Akpelni.

“Untuk pendidikan semi militer tidak boleh ada unsur kekerasan. Jika ada yang melakukan tindak kekerasan, akan kami keluarkan,” tambah Achmad Sulistyo.

Tujuan utama adalah membentuk mental baja dan kedisiplinan yang tinggi.

Dia juga menambahkan bahwa minimal sisi kedisiplinan dari taruna Akpelni yang terbentuk dapat melatih taruna itu sendiri pada nantinya jika mereka memasuki dunia kerja di luar pelayaran. 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved