TERNYATA Ini Daya Tarik dan Khasiat Air Panas Pancuran 13 Objek Wisata Guci Tegal

TERNYATA Ini Daya Tarik dan Khasiat Air Panas Pancuran 13 Objek Wisata Guci di Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal.

TERNYATA Ini Daya Tarik dan Khasiat Air Panas Pancuran 13 Objek Wisata Guci Tegal
TRIBUNJATENG/MAMDUKH ADI PRIYANTO
TERNYATA Ini Daya Tarik dan Khasiat Air Panas Pancuran 13 Objek Wisata Guci di Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Mamdukh Adi Priyanto

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Pemandian air panas yang dinamakan Pancuran 13 merupakan tempat wisata primadona di Objek Wisata Guci, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal.

Pancuran 13 yang kini dikelola Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Tengah dan masuk di Taman Wisata Alam (TWA) Guci itu menjadi magnet wisatawan yang ingin berwisata sekaligus mengobati penyakit.

Pancuran 13 dipercaya dapat sembuhkan berbagai penyakit.

Tampak pengunjung nikmati mandi air hangat di pemandian 13 pancuran, Guci (14/12/2017).
Tampak pengunjung nikmati mandi air hangat di pemandian 13 pancuran, Guci (14/12/2017). (TRIBUN JATENG/BARE KINGKIN KINAMU)

Uniknya, air panas ini tidak bau belerang seperti pemandian air panas lain.

"Guci merupakan pemandian air panas yang tidak bau belerang, namun tetap berkhasiat," kata Bupati Tegal, Enthus Susmono, Senin (25/12/2017).

Air panas ini dipercaya bisa sembuhkan penyakit semisal rematik, segala penyakit kulit, dan penyakit lain.

Pancuran 13 merupakan kolam air panas terbuka dengan jumlah lubang dengan air mengalir berjumlah 13, makanya dinamakan Pancuran 13.

Pada libur Natal dan Tahun Baru ini, pengelola menambah sumber daya manusia sebagai antisipasi melonjaknya pengunjung.

Seorang pengunjung naik sepeda gantung the geong di objek wisata Guci Kabupaten Tegal
Seorang pengunjung naik sepeda gantung the geong di objek wisata Guci Kabupaten Tegal (Tribun Jateng/Mamdukh Adi Priyanto)

Pada hari- hari biasa, jumlah pengunjung Pancuran 13 Guci ada sekitar 300- 400 orang perhari. Untuk hari libur, biasanya ada kelonjakan pengunjung hingga 100 persen atau sekitar 700- 900 pengunjung.

"Pancuran 13 ini merupakan jantungnya Objek Wisata Guci. Kami menambah tenaga dan berkoordinasi dengan aparat terkait masalah keamanan," kata staf pengelola Pancuran 13 dari BKSDA Jateng, Adris.

Menurutnya, pada libur keagamaan saat ini, tarif tiket tidak naik. Pada hari biasa, pengunjung yang ingin menikmati air panas menyehatkan itu harus merogoh kocek Rp 5.000 dan Rp 7.500 pada hari libur.

Sedangkan untuk wisatawan mancanegara, Rp 100 ribu pada hari biasa dan Rp 150 ribu pada hari libur. (*)

Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved