Geng Motor 'Jepang' Tersangka Penjarah Toko Busana Ditangkap Polisi, 3 Pelaku Perempuan

Kedelapan orang itu termasuk pula 3 orang perempuan anggota geng motor yang turut melakukan penjarahan.

Geng Motor 'Jepang' Tersangka Penjarah Toko Busana Ditangkap Polisi, 3 Pelaku Perempuan
Warta Kota
Anggota geng motor perempuan, pelaku penjarahan toko pakaian di Depok yang ditangkap polisi. 

TRIBUNJATENG.COM, DEPOK - Tersangka anggota geng motor Jepang (Jembatan Mampang) yang menjarah di toko pakaian Fernando Stores di Jalan Sentosa, Sukmajaya, Depok, Minggu (24/12/217) bertambah menjadi 8 orang.

Kedelapan orang itu termasuk pula 3 orang perempuan anggota geng motor yang turut melakukan penjarahan.

Sementara 18 orang lainnya yang turut ditangkap, kini sudah dipulangkan ke keluarganya.

Hal itu dikatakan Kapolresta Depok AKBP Didik Sugiarto kepada wartawan, Selasa (26/12/2107).

"Total tersangka adalah 8 orang. Lima di antaranya di bawah umur," kata Didik.

Para tersangka itu adalah Ahmad Baqir bin Abubakar (18), pengemudi ojek online warga Jalan Salak RT 9/01, Kelurahan Mampang, Pancoran Mas, Depok; Alpin Pratama (20) warga Kelurahan Mampang, Pancoran Mas; Faturahman (17), pelajar, warga Kampung Baru, Kelurahan Ratu Jaya, Bojonggede, Kabupaten Bogor;

Al Gifahri Alias Fahri (16), pelajar SMK, warga Perumahan Nusa Indah Residence, Tanah Baru, Bogor Utara; Dewa Sharul Ramadhan (16), karyawan swasta, warga Jalan Raden Saleh, Beji, Depok.

Tiga orang perempuan yakni Exter Al Afna (18) warga Perum Dpok Mulya 1, RT 08/15 No 1, Beji, Depok; Bella Arsita (16) warga Kampung Bulak Rambutan, Cipayung, Pancoran Mas, dab Yuvita Anggraeni (17), warga Jalan Kampung Utan, Kelurahan Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Sebelumnya 26 anggota geng motor Jepang (Jembatan Mampang) yang dibekuk aparat Polresta Depok, karena diduga telah melakukan penjarahan di toko pakaian Fernando Stores di Jalan Sentosa, Sukmajaya, Depok, Minggu (24/12/217) dinihari lalu. Dari jumlah itu 8 dijadikan tersangka.

Kasat Reskrim Polresta Depok Komisaris Putu Kholis Aryana memastikan bahwa 18 orang lainnya yang ikut ditangkap, sudah dipulangkan ke keluarga dan orangtua mereka untuk dibina.

Halaman
12
Editor: galih permadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved