Breaking News:

BESI TUA Disulap Yudi Yumos Jadi Replika Mobil Volkswagen Disukai Dunia

BESI TUA Disulap Yudi Yumos Jadi Replika Mobil Volkswagen Disukai Dunia. Bengkel VW Yumos di Jalan Kampung Dakota No.11 Mangunharjo

Penulis: dina indriani | Editor: iswidodo
tribunjateng/dina indriani
BESI TUA Disulap Yudi Yumos Jadi Replika Mobil Volkswagen Disukai Dunia. Bengkel VW Yumos di Jalan Kampung Dakota No.11 Mangunharjo 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Bisnis restorasi dan mereplika mobil Volkswagen atau VW menjadi peluang yang sangat menguntungkan bagi pemilik bengkel VW Yumos, Yudi Yumos.

Bengkel VW Yumos terletak di Jalan Kampung Dakota No.11 Mangunharjo, Tembalang, Semarang.

Yudi Yumos sapaan akrabnya, mengaku bisnis dengan merestorasi dan mereplika mobil Volkswagen bisa mendapatkan keuntungan harga jual mencapai lebih dari 100 persen.

Hal ini berkat kekreatifan Yudhi dalam membuat ide-ide dan inovasi baru terhadap mobil tua Volkswagen, menjadi mobil yang memiliki daya tarik tersendiri.

"Harus punya ide-ide dan inovasi baru, dengan menambah unsur seni saya ingin menciptakan sesuatu yang berbeda. Dan memang kalau untuk mobil VW itu sebenarnya banyak yang bisa diolah, dari body, hingga aksesoris semua bisa dicreated menjadi sesuatu yang baru dan unik, dan hasilnya cukup besar keuntungan pasti di atas 100 persen dari proses pembuatannya," ujarnya kepada Tribunjateng.com

Yudhi banyak menerima pesanan restorasi dan replika hasil ciptaannya dari luar negeri seperti Jerman, Amerika, Belgia, Prancis, Belanda, Australia dan lainnya.

"Kebanyakan justru pesanan dari luar negeri, seperti Jerman, Amerika, Belgia, Prancis, Belanda, Australia dan lainnya. Pertama mereka melihat sample yang saya bikin, dan tertarik. Kemudian ada yang langsung datang ke sini tapi juga ada yang melakukan pemesanan melalui email," ujarnya.

Yudhi mengawali bisnis dengan membuka bengkel restorasi mobil jenis apapun pada tahun 1998. Kecintaannya pada Volkswagen dan prospek peluang yang lebih besar membuatnya fokus membuka bengkel khusus Volkswagen pada tahun 2009.

"Saya pikir bisnis ini yang menjanjikan dan peluangnya besar, dengan memanfaatkan bahan-bahan rongsokan mobil tua yang mungkin orang lain enggan melirik. Kemudian saya luapkan ide kreatif dan seni menjadi sesuatu yang berbeda dan berfungsi kembali. Jadi berbisnis dengan kesenangan hati dan bonusnya mendapat keuntungannya besar," imbuhnya.

Yudhi mempekerjakan sekitar 30 karyawan yang dibagi tugas dalam pengelasan, pengecetan dan finishing.

Dalam satu tahun, Yudhi mampu memproduksi atas pesanan restorasi dan replika sekitar 13 unit dan hingga tahun 2017 ini sudah memproduksi 70 unit dari berbagai type. (Tribun Jateng/Dina Indriani)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved