Sabtu, 11 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

DPRD Kota Semarang Minta Dinas Ambil Sikap Tegas Terkait Pembangunan Pasar Simongan

Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Joko Santoso menyayangkan tidak selesainya pembangunan pasar Simongan tepat waktu.

Penulis: m zaenal arifin | Editor: galih permadi
TRIBUN JATENG/ZAENAL ARIFIN
Pasar Simongan 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Zainal Arifin

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Joko Santoso menyayangkan tidak selesainya pembangunan pasar Simongan tepat waktu. Padahal pasar tersebut sudah sangat ditunggu-tunggu oleh para pedagangan.

Karenanya ia berharap ada sikap tegas dari dinas yang terkait untuk menyikapi tidak selesainya pembangunan.

"Kalau tidak selesai untuk menyempurnakannya tidak bisa di 2018 karena tidak dianggarkan," katanya, Rabu (27/12/2017).

Ia meminta kepada Dinas Perdagangan Kota Semarang untuk memberikan tanda merah kepada kontraktor agar menjadi pembelajaran bagi pelaksana proyek lain untuk tidak main-main dan mengerjakan proyek sesuai dengan kontrak.

"Kontraktornya harus diblack list agar ke depannya tidak terulang kejadian seperti ini. Jika proyeknya mangkrak, pedagang yang rugi," tuturnya.

Sebelumnya, Konsultan Pengawas Pembangunan Pasar Simongan, Kusnadi menyampaikan, hingga minggu ke-10 atau per 24 Desember pembangunan baru mencapai 46 persen dari target 65 persen.

Diketahui, proyek pembangunan Pasar Simongan dikerjakan oleh PT Dinamika Persada Sehati dari Kabupaten Pati dengan nilai kontrak Rp 5,451 miliar. Sedangkan waktu pengerjaan dimulai 18 Oktober sampai 26 Desember.

"Pekerjaan itu molor parah. Karena sampai batas akhir 26 Desember mungkin baru separuh dikerjakan. Kalau pun tambah, tidak mungkin banyak," ucapnya.

Keterlambatan pekerjaan Pasar Simongan sudah terjadi sejak minggu ke-2 dimulainya pekerjaan. Dari perjalanannya, diketahui rekanan pelaksana terkendala material.

"Kami tidak tahu secara pasti kendalanya. Tapi rekanan tidak bisa mendatangkan material sehingga pekerjaan terbengkalai," paparnya.

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved