Disporapar Jawa Tengah Akan Gelar Jateng Wow Awal 2018 untuk Pancing Wisatawan

Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Jawa Tengah menyiapkan event Jateng Wow pada awal 2018

Disporapar Jawa Tengah Akan Gelar Jateng Wow Awal 2018 untuk Pancing Wisatawan
Tribun Jateng/hermawan handaka
Wisatawan asal Belanda terlihat menikmati City Tour Kota Semarang yang mengambil rute Hotel Santika-Sam Poo Kong, Lawang Sewu, Toko Oen dan Kawasan Kota Lama, Rabu (26/7) 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Zainal Arifin

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Jawa Tengah menyiapkan event Jateng Wow pada awal 2018 untuk memancing wisatawan datang ke Jawa Tengah.

Kepala Disporapar Jawa Tengah, Urip Sihabudin mengatakan, setiap awal tahun khususnya pada Januari dan Februari, biasanya jumlah wisatawan yang berkunjung turun drastis dibanding akhir tahun.

"Setiap awal tahun itu kan low season sehingga banyak destinasi dan hotel yang turun tingkat kunjungannya. Karena itu perlu event pemancing wisatawan untuk datang," kata Urip, di sela Talkshow Overview Pariwisata Jateng 2017 dan Outlook 2018 di Hotel Grasia, Rabu (27/12/2017) kemarin.

Dengan event Jateng Wow, diharapkan dapat menggeliatkan wisatawan di awal tahun. Karenanya, dibutuhkan ide dan gagasan dari stakeholder bidang pariwisata di Jawa Tengah untuk menyemarakkan event ini.

"Dengan even ini diharapkan tingkat kunjungan wisatawan pada awal tahun 2018 tidak anjlok drastis," harapnya.

Dari datanya, hingga Nopember lalu, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) mencapai 600 ribu orang. Sedangkan wisatawan domestik mencapai 31 juta orang. Ditargetkan pada tahun 2019, jumlah kunjungan wisman ke Jateng meningkat hingga 1 juta orang.

Dikatakan, dari hasil kajian ekonom, geliat sektor pariwisata di Jateng luar biasa. Bahkan pemasukannya menjadi terbesar ketiga setelah sektor perdagangan dan konstruksi.

Padahal, katanya, pariwisata tidak bisa berjalan sendirian karena selalu ada efek lain yakni pertumbuhan hotel, destinasi wisata, kuliner, oleh-oleh, merchandise dan lainnya.

"Untuk itu, kami melakukan sinergi dengan seluruh stakeholder pariwisata untuk mendorong adanya percepatan pertumbuhan ekonomi. Dengan pasar anak muda menjadi sasaran utama seiring dengan optimalnya pemanfaatna teknologi informasi," jelasnya.

Pengurus Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Jawa Tengah, Sugeng Sugiyantoro menambahkan, pihaknya sudah banyak melakukan promosi dan travelmart berbagai destinasi wisata Jawa ke berbagai negara.

"Di antaranya, ke Berlin Jerman, Moskow Rusia, Singapura, Bali Beyond dan yang rutin digelar adalah Borobudur Travelmart," katanya. (*)

Penulis: m zaenal arifin
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved