Senin, 18 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Elpiji 3 Kg Capai Rp 24 Ribu, Yulianto Bersyukur Barang Masih Tersedia

"Selain itu juga karena pengecer dan agen yang mau menuruti imbauan kami agar mengutamakan pembeli dari Kota Salatiga,"

Tayang:
Penulis: ponco wiyono | Editor: muslimah
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Ilustrasi 

Laporan wartawan Tribun Jateng, Ponco wiyono

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Kepala Dinas Perdagangan Kota Salatiga Musthoin mengapresiasi kerjasama yang dilakukan agen dan pengecer tabung gas tiga kilo yang membuat keberadaan bahan bakar tersebut selama perayaan Natal kemarin normal.

Menurutya, hal tersebut merupakan dampak dari adanya Surat Edaran dari Wali Kota yang mengimbau masyarakat mampu agar tak menggunakan gas bersubsidi.

"Selain itu juga karena pengecer dan agen yang mau menuruti imbauan kami agar mengutamakan pembeli dari Kota Salatiga," jelas Muthoin, Jumat (29/12/2017).

Hal tersebut ia katakan berkaitan dengan ditengarainya ada penjualan gas tabung tiga kilo ke penduduk Kabupaten Semarang oleh beberapa pengecer di pinggiran Kota Salatiga.

Muthoin menambahkan, pada awal bulan Desember ini kuota gas subsidi masih tersedia 573.021 tabung.

"Sementara konsumsi masyarakat Salatiga perbulannya kira-kira 192.000 tabung, jadi bisa kami katakan ketersediaan gas sampai tahun baru nanti masih aman," sambungnya.

Pernyataan Muthoin tersebut diperkuat dengan kenyataan di lapangan. Menurut seorang warga Kecamatan Argomulyo, Yulianto (33), harga gas tabung tiga kilo memang melonjak dari biasanya, namun setidaknya ketersediaannya kini sudah lebih mudah ditemui.

"Memang tidak semudah yang sebelumnya, harganya pun terakhir saya beli masih di kisaran Rp 24 ribu, namun kami tetap bersyukur barangnya masih ada," jelasnya.

Dinas Perdagangan sendiri disebut Muthoin juga sudah melakukan pendekatan kepada para pengusaha besar agar tidak memakai gas bersubsidi.Kadinperdag mengaku ketiadaan sanksi membuat pihaknya kesulitan mengontrol pemakaian gas bersubsidi, namun perlahan-lahan semua pihak diyakini akan menuruti aturan yang ditetapkan.

(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved