Kemeriahan Kirab 17 Bendera yang Digelar Pondok Pesantren Sunan Gunung Jati Ba'alawy
Pondok Pesantren Sunan Gunung Jati Ba'alawy Semarang menggelar acara kirab 17 bendera
Penulis: Adelia Sari | Editor: galih permadi
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Like Adelia
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pondok Pesantren Sunan Gunung Jati Ba'alawy Semarang menggelar acara kirab 17 bendera dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhamad SAW, Sabtu (30/12/2017).
Acara kirab dimulai dari terminal Gunungpati menuju pondok pesantren yang berada di Kampung Malon, Kelurahan Gunungpati, Semarang.
Selain untuk memperingati Maulid Nabi, acara ini juga bertujuan untuk menumbuhkan cinta Negara Kesatuan Republik Indonesia.
"Acara ini tidak hanya khusus pada agama tapi juga merekrut budaya Jawa khususnya di Jawa Tengah. Intinya acara ini mengajak masyarakat untuk mencintai NKRI," ucap Ketua Penanggungjawab Kirab, Priyono kepada Tribunjateng.com.
Sebelum para peserta memulai kirab, terlebih dahulu dilakukan apel pembukaan dengan penyerahan bendera.
Dua perwakilan peserta kirab menerima bendera yang diberikan oleh Kapolsek Gunungpati, AKP Budi Abadi yang juga sebagai pembina apel.
Setelah serah terima bendera, AKP Budi Abadi melepas peserta kirab menuju pondok pesantren.
Kirab ini diikuti oleh 15 peserta kelompok.
Di barisan terdepan terdapat pasukan pembawa 17 bendera merah putih yang mengenakan seragam putih.
Disusul dengan barisan pembawa 17 bendera Manat NU yang berwarna hijau.
Lalu ada barisan marching band dari MI Branjangan Ungaran, anak-anak TPQ, rombongan masyarakat Malon,Marching band MTS Al -Asror , Jathilan dari Grabag Magelang dan masih banyak lagi.
Rute kirab sekitar lima kilometer tak menyurutkan semangat peserta yang didominasi oleh anak-anak.
Para warga juga sangat antusias menyaksikan acara kirab ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/pondok-pesantren-sunan-gunung-jati-baalawy-semarang_20171230_111959.jpg)