Pekerja Lajang di Salatiga Bisa Menghuni Rumah Susun
Pembangunan rusun yang diprakarsai Kementerian PUPR ini sudah mencapai tahap penyelesaian akhir.
Penulis: ponco wiyono | Editor: abduh imanulhaq
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Ponco Wiyono
TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Salatiga, Jawa Tengah, membuka kesempatan bagi pekerja yang ingin tinggal di rumah susun di Kelurahan Noborejo, Kecamatan Argomulyo.
Pembangunan rusun yang diprakarsai Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) ini sudah mencapai tahap penyelesaian akhir.
Tahun depan, rusun tersebut sudah bisa digunakan.
Kepala Bidang Perumahan Dinperkim Agus Wibowo, Jumat (29/12/2017), mengatakan rusun ini diperuntukkan untuk pekerja lajang yang mencari nafkah di Salatiga.
"Jadi syaratnya jelas bukan warga Salatiga. Nanti mereka akan dibagi satu kamar untuk dua orang," jelasnya kepada Tribunjateng.com.
Fasilitas di dalam setiap kamar rusun meliputi kamar mandi, tempat tidur, dan meja kerja.
Agung menambahkan, harga sewa per bulan akan dibuat serendah mungkin.
Instansinya sedang membahas kepastian angka uang sewa tersebut.
"Kami juga menyiapkan dua kamar khusus untuk difabel dari total kamar sebanyak 114 unit," papar Agus. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/rusun-salatiga_20171231_073920.jpg)