Tahun Baru

Atraksi Rampak Buto Bikin Takjub Pengunjung Objek Wisata Sam Poo Kong

Pengunjung objek wisata Sam Poo Kong terhibur adanya atraksi Rampak Buto dari grup kesenian Wahyu Sekar Langen Budaya, Senin (1/1/2018).

Atraksi Rampak Buto Bikin Takjub Pengunjung Objek Wisata Sam Poo Kong
tribunjateng/hermawan handaka
RAMBAK BUTO - Sejumlah penari gedruk yang tergabung dalam kesenian Wahyu Sekar Langen Budaya tampilkan tarian Rampak Buto hibur pengunjung Klenteng Sam Poo Kong di Kota Semarang, Senin (1/1/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Zainal Arifin

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Para pengunjung objek wisata Sam Poo Kong, Kota Semarang, merasa terhibur adanya atraksi Rampak Buto dari grup kesenian Wahyu Sekar Langen Budaya, Senin (1/1/2018).

Satu di antara pengunjung yaitu Yunita Rahmawati (29). Ia merasa dapat nilai tambah ketika berkunjung ke lokasi wisata Sam Poo Kong yang menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Kota Semarang.

"Adanya atraksi itu bisa sekaligus mengenalkan budaya ke anak-anak. Sehingga selain bisa wisata, juga ada nilai tambah ke anak untuk mengenal budaya," kata wanita yang akrab disapa Nita, warga Kendal itu.

RAMBAK BUTO - Sejumlah penari gedruk yang tergabung dalam kesenian Wahyu Sekar Langen Budaya tampilkan tarian Rampak Buto hibur pengunjung  Klenteng Sam Poo Kong di Kota Semarang, Senin (1/1/2018).
RAMBAK BUTO - Sejumlah penari gedruk yang tergabung dalam kesenian Wahyu Sekar Langen Budaya tampilkan tarian Rampak Buto hibur pengunjung Klenteng Sam Poo Kong di Kota Semarang, Senin (1/1/2018). (tribunjateng/hermawan handaka)

Nita yang datang bersama suami dan kedua anaknya mengaku senang adanya penampilan dari grup kesenian Wahyu Sekar Langen Budaya itu.

Meski awalnya ia penasaran ada atraksi di tengah Sam Poo Kong.

"Saya kira tadi itu barongsai untuk menghibur anak-anak yang datang. Ternyata ada pentas lain dan itu budaya lokal Jawa Tengah," tuturnya.

Direktur Operasional Sam Poo Kong, Mulyadi mengatakan, pentas Rampak Buto dari grup kesenian Wahyu Sekar Langen Budaya tersebut untuk memaksimalkan budaya asli daerah.

Kelenteng Sam Poo Kong yang berada di Kota Semarang memang menawarkan suasana mirip di Negeri Tirai Bambu, Cina.
Kelenteng Sam Poo Kong yang berada di Kota Semarang memang menawarkan suasana mirip di Negeri Tirai Bambu, Cina. (tribunjateng/dok)

Selain itu, pentas tersebut dimaksudkan untuk memberikan hiburan tambahan kepada para pengunjung khususnya pada saat liburan Natal dan Tahun Baru 2018 ini.

"Jadi memang untuk lebih mengoptimalkan potensi budaya daerah. Biasanya ada Barongsai, tapi kali ini kami beri Rampak Buto. Nantinya juga ada perkusi, angklung dan lainnya," kata Mulyadi.

Atraksi budaya lokal tersebut, katanya, nantinya akan digelar rutin setiap akhir pekan yaitu Sabtu dan Minggu di Sam Poo Kong. Di samping setiap Sabtu malam juga digelar acara tersendiri untuk meramaikan lokasi wisata.

"Harapannya, pengunjung Sam Poo Kong semakin ramai dibanding sebelumnya," harapnya.

Dikatakan, selama libur Natal dan Tahun Baru ini, jumlah pengunjung mengalami kenaikan signifikan. Dari pantauannya, kenaikan mencapai 50-70 persen dibanding hari biasa. (*)

Penulis: m zaenal arifin
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved