Tahun Baru 2018

Petugas kebersihan Sayangkan Pedagang Tak Sediakan Kantong Sampah Sementara

Petugas kebersihan yang bertugas di acara perayaan malam pergantian tahun di Kawasan Tugu Muda hingga Balaikota

Petugas kebersihan Sayangkan Pedagang Tak Sediakan Kantong Sampah Sementara
Lita Febriani
Pasukan Kebersihan Kota Semarang Saefudin, Dani Gusti, Riski Tri Wardana (Kanan-Kiri). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Lita Febriani

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Petugas kebersihan yang bertugas di acara perayaan malam pergantian tahun di Kawasan Tugu Muda hingga Balaikota sayangkan tak adanya kantong sampah sementara dari para pedagang.

Petugas kebersihan bernama Saefudin (50) sampaikan hal tersebut pada Tribunjateng.com saat acara puncak pergantian tahun di satu titik keramaian Kawasan Tugu Muda pada Minggu (31/12/2017) yang di meriahkan oleh band The Sigit tersebut.

Menurut pria yang berusia 50 tahun ini pengunjung banyak yang tidak membuang sampah mereka pada tempat sampah, alasannya kemungkinan karena tak disediakannya kantong atau tempat sampah di setiap penjual yang ada.

"Sebenarnya pengunjung wajar ya misal kurang bisa menjaga kebersihan, tapi yang saya lihat warung-warung atau penjual itu tidak menyediakan tempat sementara untuk sampah, akhirnya si pembeli yang jajan di tempat tersebut kalau habis makan dibuang (sembarangan)," tutur Saefudin.

Padahal jika tiap pedagang menyediakan tempat sampah di sekitar lokasi mereka berdagang cukup membantu pasukan merah agar dapat membersihkan sampah dengan cepat dan efisien.

"Tapi kalau di penjual-penjual makanan itu menyediakan tempat sampah sementara nah nanti tim kita yang mengambil, jadi Semarang bersihnya itu kelihatan," terang pria yang tinggal di kawasan Papandayan, Gajah Mungkur tersebut.

Menurut Saefudin yang sudah setahun ini menjadi pasukan merah Kota Semarang bagi ia dan kawannya yang lain membersihkan lokasi acara dari sampah tak mengenal batasan waktu.

Ia dan kawan-kawannya terkadang baru rampung dengan pekerjaannya pukul 6 pagi atau bahkan bisa lebil awal, tak ada batasan khusus.

Hal tersebut tak heran karena Saefudin dan kawan sepasukan merah baru mulai bekerja ketika pengunjung acara tahun baru di Kawasan Tugu Muda hingga Balaikota sudah mulai pulang.

"Tidak bisa dibatasi waktu, pokoknya sampai selesai, masyarakat sudah pada pulang baru kita kerja, selesainya tidak tahu, bisa sampai jam 6 bisa sampai jam 7 bisa juga jam 3 sudah selesai," tutup Saefudin.

Wah Tribuners yang ngerayain tahun baru atau kegiatan apapun harus tetep jaga kebersihan ya, kebersihan tetap nomor satu ya. (*)

Penulis: Lita Febriani
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved