Pria Belanda Ini Habiskan 660 Hari Kendarai Mobil Listrik dari Belanda ke Australia

eorang pria asal Belanda, Wiebe Wakker (31) tiba-tiba datang begitu saja ke Kantor Dinas Perhubungan Solo, Senin (1/1/2018) sore.

Pria Belanda Ini Habiskan 660 Hari Kendarai Mobil Listrik dari Belanda ke Australia
Akbar Hari Mukti
Wiebe Wakker (31) bersama mobil listriknya datang ke Kantor Dinas Perhubungan Solo, Senin (1/1/2018). Tribun jateng/akbar hari mukti 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Seorang pria asal Belanda, Wiebe Wakker (31) tiba-tiba datang begitu saja ke Kantor Dinas Perhubungan Solo, Senin (1/1/2018) sore.

Pukul 17.17, pria dengan postur tinggi dan rambut pendek pirang bercelana pendek ini datang dengan menyetir mobil Volkswagen Golf Variant.

Namun ada yang tak biasa pada mobil buatan Jerman ini. Hal tersebut karena mobil ini telah diubah mesinnya menjadi mesin bertenaga listrik 150 kW.

Diawali senyum ramah yang menyungging di wajahnya, dirinya pun langsung memaparkan apabila dirinya jauh-jauh berangkat dari Belanda menuju ke Australia karena sebuah misi yang diberi nama Plug Me In.

Apa itu Plug Me In?

"Proyek itu adalah proyek di mana saya ingin meyakinkan masyarakat di negara, khususnya negara-negara yang saya singgahi bahwa berkeliling dunia menggunakan mobil listrik itu mungkin terjadi," paparnya dalam bahasa Indonesia.

Ia menjelaskan, Indonesia menjadi negara ke-32 yang ia kunjungi dalam perjalanannya tersebut. Sebelumnya, pria yang lulus dari University of Arts di Belanda tahun 2014 itu telah mengunjungi 31 negara, termasuk Thailand, Malaysia, Russia, Brunei, hingga India.

"Saya menempuh lebih dari 52 ribu km selama kurun waktu 660 hari sejak tahun lalu. Sekali jalan, mobil ini mampu jalan 200 kilo, sebelum dicharge 12 jam," ungkap dia.

Ia pun menjelaskan proyek Plug Me In sebenarnya merupakan tugas akhir kuliahnya. Meski Wiebe mengaku tak memahami apapun tentang kelistrikan, dirinya beranggapan, kendaraan saat ini yang berjalan menggunakan minyak membuat bumi semakin rusak.

Halaman
12
Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved