Operasi Lilin Candi

Terjadi 12 Kecelakaan di Kudus selama Operasi Lilin Candi

Selama operasi lilin candi yang digelar oleh Polres Kudus sejak Kamis (21/12/2017) hingga kini terjadi 12 kecelakaan.

Terjadi 12 Kecelakaan di Kudus selama Operasi Lilin Candi
tribunjateng/dwi laylatur rosyidah/dok
Operasi Zebra Candi di Simpangtujuh Kota Kudus Jawa Tengah 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Rifqi Gozali

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Selama operasi lilin candi yang digelar oleh Polres Kudus sejak Kamis (21/12/2017) hingga kini terjadi 12 kecelakaan.

Dari semua kecelakaan tersebut ada 10 korban mengalami luka ringan.

Iptu Ngatmin, Kanit Laka Polres Kudus mengatakan, kecelakaan yang terjadi umumnya disebabkan oleh kesalahan pengendara. Di antaranya memaksakan diri untuk tetap mengendara meski sudah terlampau letih.

“Memang sebagian besar karena kesalahan orangnya atau pengendara (human error),” jelas Ngatmin, Senin (1/1/2017).

Jika dibandingkan dengan jumlah kecelakaan pada operasi lilin candi pada tahun 2016, katanya, tahun ini menurun. Karena pada 2016 terdapat 19 kali kecelakaan.

Penurunan kecelakaan tersebut lantaran sudah terjadi peningkatan infrastruktur jalan yang ada di Kabupaten Kudus. Selain itu sejumlah rambu-rambu juga semakin baik.

“Penerangan juga ada peningkatan. Jadi jumlah kecelakaan bisa diminimalisir,” katanya.

Dia mengatakan, semenjak libur Natal dan Tahun Baru 2018 pihaknya melakukan pengamanan di sejumlah titik. Di antara di pos pengamanan dan pelayanan Tanggulangin, Matahari, dan Alun-alun.

Menurutnya, arus yang terjadi saat libur Natal dan Tahun Baru tidak sebanyak libur lebaran. Dari pantauan yang pihaknya lakukan, dalam tempo satu jam hanya terdapat sekitar 20 kendaraan dari luar kota yang masuk ke Kabupaten Kudus.

“Sejauh ini plat kendaraan dari luar kota masih jarang. Sehingga tidak menimbulkan kemacetan atau dampak lalu lintas yang cukup berarti. Jika dibanding hari biasa peningkatannya sekitar 10 persen saja,” katanya.

Dia juga memprediksi, puncak arus balik libur lebaran akan mulai terjadi pada Senin (1/1/2018) malam sampai pada tanggal Rabu (3/12/2018).

“Meski terjadi peningkatan arus di Kudus, tidak seberapa karena dari arah Jakarta sudah terpecah sejak di Semarang. Ada yang menuju arah Solo maupun Yogya,” katanya. (*)

Penulis: Rifqi Gozali
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved