Breaking News:

Menteri Luar Negeri Zambia Mundur Tidak Tahan Lihat Para Pejabat Korupsi

Menteri Luar Negeri Zambia, Harry Kalaba, Selasa, mengumumkan mengundurkan diri sambil menyebut-nyebut soal kegagalan dalam penanganan korupsi.

Editor: sujarwo
net
ilustrasi korupsi 

TRIBUNJATENG.COM - Menteri Luar Negeri Zambia, Harry Kalaba, Selasa (2/2/2018), mengumumkan mengundurkan diri dari pemerintahan sambil menyebut-nyebut soal kegagalan dalam penanganan korupsi.

Dalam tulisan singkat di laman Facebook-nya, Kalaba mengatakan, ia tidak bisa melanjutkan tugasnya di pemerintahan dan menyaksikan orang-orang, yang diharapkan dapat mengakhiri korupsi di garis depan, justru merampok sumber daya rakyat.

"Saya baru saja menyerahkan kepada Presiden Edgar Lungu surat pengunduran diri saya sebagai menteri luar negeri, jabatan yang saya syukuri dan telah saya jalankan selama lebih dari empat tahun," tambahnya.

Namun, ia mengatakan dirinya akan tetap menjadi anggota parlemen dari partai asalnya, yang saat ini menjadi partai penguasa.

Pada Senin, ia menulis pernyataan lain di laman Facebook-nya yang berisi kecamannya terhadap peningkatan tindakan korupsi selama tahun 2017.

Pernyataan itu telah membuat marah sejumlah anggota partai berkuasa, yang beberapa di antaranya mendesak Kalaba untuk mundur.

Namun, juru bicara kepresidenan Zambia, Amos Chanda, mengatakan kepada media massa setempat, Kantor Kepresidenan Zambia belum menerima surat pengunduran diri tersebut.

Kabala merupakan menteri ketiga yang meninggalkan pemerintahan Presiden Zambia, Edgar Lungu, setelah dua orang menteri dipecat.

Pekan lalu, Lungu memecat Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Zambia, Lucky Mulusa.

Selain itu, Menteri Informasi dan Perusahaan Penyiaran Zambia, Chishimba Kambwili, dipecat pada November tahun lalu. (*)

Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved