Mujahadah Tahun Baru Sukses, MUI Salatiga Usulkan Tahun Depan Diadakan Lagi

Ketua MUI Salatiga Dr Saefudin Zuhri bahkan mendukung kegiatan mujahadah dalam rangka pergantian tahun dilanjutkan di tahun mendatang

Mujahadah Tahun Baru Sukses, MUI Salatiga Usulkan Tahun Depan Diadakan Lagi
Istimewa
Suasana mujahadah Asmaul Husna di area pelataran Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Sabtu (14/10/2017) malam. 

Laporan wartawan Tribun Jateng, Ponco Wiyono

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Mujahadah jajaran pemerintah, forkopinda bersama kiai dan ormas Islam saat menyambut tahun baru 2018 pada Minggu (31/12/2017) lalu dinilai Majelis Ulama Indonesia (MUI) setempat sebagai hal yang baik.

Ketua MUI Salatiga Dr Saefudin Zuhri bahkan mendukung kegiatan mujahadah dalam rangka pergantian tahun dilanjutkan di tahun mendatang.

"Saya sangat setuju jika perayaan pergantian tahun baru diisi sesuatu yang lebih baik. Kami berharap pada pergantian tahun mendatang mujahadah tidak dilaksanakan di gedung ini namun di lapangan. Bersama masyarakat mari kita ajak untuk berdzikir dan berdoa bagi kebaikan dan kesejahteraan masyarakat Salatiga," tutur Ketua MUI, pada Rabu (3/1/2018).

Mujahadah menyambut tahun baru memang pertama kali digelar oleh pemkot. Sementara untuk masyarakat umum, pemerintah juga menyelenggarakan pertunjukan musik di Lapangan Pancasila.

Menurut Walikota Yuliyanto, mujahadah yang digelar menggantikan pesta kembang api merupakan kesempatan untuk merenung dan berdoa demi kesejahteraan masyarakat Kota Salatiga di waktu yang akan datang.

"Perlu kita syukuri dua kali kota kita mendapat predikat kota paling toleran. Mari kita terus kita jaga dan tingkatkan agar suasana Salatiga sebagai City of Harmony tetap terjaga," ajak walikota.

Senada, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama KH Nur Rofiq saat dihubungi terpisah juga mengatakan masyarakat harus semakin peduli dengan kotanya. Salatiga disebut bisa menyamai reputasi Singapura yang maju, bersih, dan nyaman. Syaratnya, seluruh masyarakat mendukung pembangunan kota agar semakin baik.

"Sebagai contoh, jika umat Islam turut memberikan support menjaga kebersihan, maka tidak mustahil kota ini akan menjadi kota paling bersih di Indonesia," katanya. (*)

Penulis: ponco wiyono
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved