Senin, 13 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Pilgub Jateng

Sudirman Said Umumkan di Media, Ganjar Lobi Langsung ke Putra Mbah Moen

Sudirman Said Umumkan di Media, Ganjar Lobi Langsung ke Putra Mbah Moen. Sudirman dan Ganjar sama-sama melobi

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: iswidodo
tribunjateng/dok
Ganjar Pranowo dan Sudirman Said 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Rifqi Gozali

TRIBUNJATENG.COM, REMBANG - Tak ada pemandangan berbeda di komplels pesantren Al Anwar Karangmangu, Sarang, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Minggu (7/1/2018) petang.
Lalu-lalang santri bersarung seraya mendekap kitab kuning menjadi pemandangan keseharian di pesantren yang diasuh KH Maemoen Zubair.

Waktu menunjukkan pukul 18.22 WIB. Deru pujian selepas adzan magrib mulai meredup sore itu. Hanya ada satu yang masih terdengar, yaitu salawat yang bersama-sama dilantunkan oleh para santri di musala depan kediaman Mbah Moen, begitu KH Maemoen akrab disapa.

Sebelumnya di hari yang sama, Megawati Soekarnoputi mengumumkan pasangan Ganjar Pramowo-Taj Yasin calon gubernur-wakil gubernur Jateng yang hendak diusung PDIP di Lenteng Agung, Jakarta.

Tak butuh waktu lama, masih di hari yang sama di Solo PPP kubu Djan Faridz mendukung pasangan Sudirman Said-Muhammad Wafi untuk diusung dalam Pilgub Jateng.

Yang menarik di sini kedua kubu besar itu memilih wakil, Taj Yasin dan Muhammad Wafi, keduanya merupakan anak kandung Mbah Moen. Putra-putri Mbah Moen yaitu
KH Abdullah Ubab
KH Gus Najih
KH Majid Kamil
Gus Abdul Ghofur
Gus Abdur Rouf
Gus Muhammad Wafi
Gus Yasin
Gus Idror
Sobihah
Rodhiyah

"Seperti biasa, tidak ada yang beda dengan hari biasanya," kata Muis, seorang pengurus pesantren.

Dalam waktu dekat belakangan ini, katanya, dia tidak menemui ada tokoh besar yang bertandang ke kediaman Mbah Moen.

Majunya Gus Yasin untuk mendampingi Ganjar pun telah mendapat restu dari ayahnya, Mbah Moen. Hal itu diungkapkan oleh Majid Kamil, anak keempat Mbah Moen.

"Tentu Yasin tidak akan maju tanpa restu dan izin dari Abah (KH. Maemoen Zubair)," kata Kamil.

Gus Yasin semula digadang-gadang mendampingi Sudirman Said. Begitu juga Majid Kamil, dia juga mendapat tawaran yang sama.

Namun kenapa pilihan jatuh ke Ganjar, Majid Kamil mengaku bahwa Sudirman Said kurang cepat dalam berkomunikasi dengan putra Mbah Moen.

"Pak SS (Sudirman Said-red) kurang cepat melobi. Jadi ya, terlambat saja," tambah Kamil.

Majid Kamil, yang juga Ketua DPRD Rembang itu berujar, selama proses lobi, pihak Sudirman Said belum pernah mengkomunikasikan langsung dengan putra Mbah Moen.

"Yang pasti hanya kalah cepat dengan Ganjar. Kalau Pak Sudirman Said hanya sekadar diumumkan di media kalau mau merangkul. Kalau Ganjar lobi langsung," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved