Kamis, 16 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Pati Bumi Mina Tani

Tingkatkan Potensi Objek Wisata Jollong, Pemkab Pati Jalin Kerjasama dengan PTPN IX

Kebun Jollong, misalnya, pada tahun 2017 telah dikunjungi 180 ribu wisatawan dalam dan luar daerah.

Editor: abduh imanulhaq
IST
Bupati Haryanto (dua dari kiri) menunjukkan MoU dengan PTPN IX dalam pengembangan Agrowisata Kebun Jollong di Pati, Senin (8/1/2018). 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Guna meningkatkan potensi objek wisata Jollong, Pemkab Pati menjalin kerjasama dengan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IX.

Dalam nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani kedua pihak ini, Pemkab Pati mendapatkan hak sekaligus kewajiban.

"Kewajiban kami adalah memfasilitasi jalan infrastruktur sedangkan haknya memperoleh retribusi 10%," terang Bupati Haryanto dalam penandatanganan perjanjian kerjasama tersebut, Senin (8/1/2018), dalam rilis kepada Tribunjateng.com.

Meski di awal masih merugi, dia berharap semua pemangku kepentingan tetap bersemangat dalam mengembangkan wisata di Pati, khususnya di Agrowisata Kebun Jollong.

"Yang jelas garis besar kesepakatan dalam MoU adalah untuk membangun kebersamaan dalam pengembangan wisata agro Kebun Jollong. Kesepakatan ini sekaligus juga untuk meningkatkan pembangunan dan wisata daerah," terangnya.

Bupati Haryanto menegaskan akan terus berusaha membuat Pati menjadi daerah tujuan wisata, bukan sekadar tempat transit.

Dalam catatannya, destinasi pariwisata di Pati mulai ramai dikunjungi wisatawan.

Kebun Jollong, misalnya, pada tahun 2017 telah dikunjungi 180 ribu wisatawan.

Mereka berasal dari dalam maupun luar daerah.

Selain menjadi agro wisata, Kebun Jollong ini juga telah banyak menyerap tenaga kerja.

Terutama para pedagang kaki lima (PKL) yang berasal dari desa-desa sekitarnya.

"Semula di sini tak ada PKL, sekarang sudah ada 70 PKL," terang Haryanto.

Direktur PTPN IX Kebun Jollong, Iswahyudi, menyampaikan terima kasihnya kepada Pemkab Pati yang telah mendukung pengembangan kebun Jollong.

Tak hanya dari segi pariwisata melainkan juga dalam pengembangan tanaman perkebunan.

Padahal hasil untuk Pemkab Pati masih belum seberapa dan cenderung merugi.

Menurut Iswahyudi, Kebun Jollong memiliki lahan seluas 527,63 hektare.

Sebanyak 16 hektare ditanami buah naga, sisanya dominan tanaman kopi. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved