Adi Tri Hananto Menangis Dicopot dari Kursi Sekda Kota Semarang

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mencopot Adi Tri Hananto dari jabatan sebagai Sekda Kota Semarang.

Adi Tri Hananto Menangis Dicopot dari Kursi Sekda Kota Semarang
tribunjateng/dok
Adi Tri Hananto Sekda jadi Kepala Disdukcapil Kota Semarang 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mencopot Adi Tri Hananto dari jabatan sebagai Sekda Kota Semarang.

Adi dilorot menjadi Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil).

Pencopotan Adi dari posisi sekda dilakukan dalam proses pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang di Aula Lantai 8 Gedung Moch Ihsan Balai Kota Semarang, Senin (8/1).

Adi menggantikan Mardiyanto yang digeser menjadi Staf Ahli Wali Kota Semarang bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) berdasar Surat Keputusan (SK) Wali Kota Semarang.

Pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan tersebut disaksikan pejabat eselon II dan III di lingkungan Pemkot Semarang. Juga, jajaran pimpinan DPRD Kota Semarang. Tak terkecuali, Ketua DPRD Supriyadi.

"Tadi saya melihat dia (Adi) menangis, mungkin terharu atau memang sedih," kata Supriyadi.

Diakuinya, rotasi, mutasi, dan demosi pejabat di pemkot menjadi kewenangan wali kota sebagai pemilik hak prerogratif.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, menandatangani berita acara pelantikan Adi Tri Hananto sebagai Kepala Dispendukcapil dari sebelumnya menjabat sebagai Sekda Kota Semarang, Senin (/8/1/2018).
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, menandatangani berita acara pelantikan Adi Tri Hananto sebagai Kepala Dispendukcapil dari sebelumnya menjabat sebagai Sekda Kota Semarang, Senin (/8/1/2018). (m zaenal arifin)

Meski begitu, mekanisme pelengseran sekda harus diusulkan ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan mendapat putusan dalam bentuk surat keputusan (SK) dari Mendagri pula.

Menurut Supriyadi, pencopotan posisi sekda memang rawan menimbulkan gugatan. Apalagi, jika Adi tak menerima keputusan itu.

"Tapi, alangkah baiknya jika beliau (Adi) legawa karena sudah hampir lima tahun ini menjadi sekda. Jadi, perlu penyegaran agar kinerja Pemkot Semarang semakin cepat," ucapnya.

Halaman
12
Penulis: m zaenal arifin
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved