Masih Belajar Fotografi? Kamera Prosumer Bisa Jadi Pilihan Lho
Kamera Prosumer menjadi pilihan alternatif bagi peminat fotografi yang masih dalam tahap belajar.
Penulis: Nur Rochmah | Editor: galih permadi
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Nur Rochmah
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kamera Prosumer menjadi pilihan alternatif bagi peminat fotografi yang masih dalam tahap belajar.
Dari segi bentuknya, antara kamera prosumer dan DSLR memang tak jauh berbeda. Namun, yang membedakannya yakni dari segi lensa kamera.
"Pada prosumer, lensa bawaannya tertanam langsung di bodi kamera dan tak bisa dilepas lagi. Sementara kamera DSLR bisa dilepas pasang sesuai dari kebutuhan penggunaan," jelas Efbudi, selaku Kepala Toko DG House saat ditemui Tribunjateng.com beberapa waktu lalu.
Karena jenis lensa yang digunakan termasuk lensa permanen, prosumer memiliki keunggulan pada zoom yang lebih tinggi.
Lensa optic zoomnya rata-rata bisa mencapai hingga 20x atau lebih. Keunikan ini tak dimiliki oleh kamera DSLR maupun Mirrorles.
"Kamera prosumer memiliki pengaturan manual dari segi ISO, shutter speed maupun diafragma. Hal ini membantu memudahkan pengguna awam yang menggeluti dunia fotografi," tegasnya.
Meski dari segi harga, kamera prosumer dibandrol dengan harga terjangkau, kualitas foto yang dihasilkan masih terbilang bagus. Harga tersebut, cukup untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang budgetnya sangat terbatas.
"Alangkah baiknya sebelum memutuskan mengadopsi kamera prosumer, perlu perhatikan beberapa mode bawaan, yakni mode program, mode shutter priority, mode manual, dan juga mode aperture priority," pungkas Efbudi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/nikon-coolpix-l340_20180109_121916.jpg)