Breaking News:

Dinas Perdagangan Selesaikan Pembangunan Pasar Kanjengan Kota Semarang Pakai Dana Kontraktor

Dengan tidak selesainya pembangunan Pasar Kanjengan Tahap I, maka rekanan hanya dibayar sesuai hasil pekerjaan.

Penulis: m zaenal arifin | Editor: Catur waskito Edy
tribunjateng/m zainal arifin
Pelaksana proyek pembangunan pasar Kanjengan, Biyanto, memperkirakan hanya bisa menyelesaikan pembangunan pasar Kanjengan sekitar 85 persen hingga akhir Desember 2017 ini. Meskipun berdasar kontraknya, harus 100 persen. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Zainal Arifin

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Proyek pembangunan Pasar Kanjengan, Johar, telat dari waktu yang ditentukan. Hingga akhir Desember 2017 lalu, proyek yang menggunakan anggaran senilai Rp 87,5 miliar dari Kementerian Perdagangan itu hanya mencapai 80 persen saja.

Dengan tidak selesainya pembangunan Pasar Kanjengan Tahap I, maka rekanan hanya dibayar sesuai hasil pekerjaan. Sisa anggaran dari kekurangan 20 persen pekerjaan, dikembalikan ke Kementerian Perdagangan.

Untuk melanjutkan penyelesaian Pasar Kanjengan Tahap I, Dinas Perdagangan memberikan tambahan waktu kepada PT Sinar Cerah Sempuna selaku rekanan selama 50 hari dimulai 1 Januari 2018.

"Karena anggaran sudah dikembalikan ke Kementerian, maka untuk anggaran penyelesaian kekurangan 20 persen pembangunan Pasar Kanjengan tahap I ini pakai dana dari rekanan sendiri," kata Kepala Dinas Perdagangan, Fajar Purwoto, Rabu (10/1/2018).

Ia menjelaskan, Kementerian memerintahkan agar pembangunan diselesaikan sesuai kontrak 100 persen. Hanya saja, harus menggunakan anggaran dari Pemkot Semarang. Padahal, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2018 yang sudah disetujui tidak mengalokasikan anggaran untuk pembangunan Pasar Kanjengan.

Rencananya, Dinas Perdagangan baru akan mengajukan usulan anggaran untuk penyelesaian pembangunan pasar Kanjengan pada Anggaran Perubahan 2018 mendatang.

"Mengenai penganggaran yang pekerjaannya dilakukan terlebih dahulu itu bisa pakai PMK No. 243/2015. Hal itu juga yang menjadi perintah dari pusat," jelasnya.

Meski diberi perpanjangan waktu hingga 50 hari, namun diharapkan rekanan dapat menyelesaikan pembangunan pasar Kanjengan hingga 100 persen sebelum akhir perpanjangan.

"Kami optimis tahap I bisa selesai 100 persen pada 27 Januari mendatang," tegasnya.

Dengan selesainya pembangunan tahap I, nantinya bangunan Pasar Kanjengan hanya akan sampai dua lantai saja dari rencana keseluruhan sampai lima lantai. Kekurangannya, nantinya akan dilanjutkan pada tahap II dengan meminta kembali anggaran dari Kementerian Perdagangan.

"Kalau tahap I ini sudah selesai, nanti Kementerian Perdagangan mau memberikan bantuan dana lagi untuk melanjutkan pembangunan," paparnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved