DUKA SMPN 19 SEMARANG: Risda Masih Berseragam Sekolah Saat Ditabrak Truck Tronton
Risda tewas di lokasi kejadian setelah badannya terhimpit di antara pohon dan truck yang kehilangan kendali
Penulis: Adelia Sari | Editor: Catur waskito Edy
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Like Adelia
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Risda Fajar Kurniawati, siswi kelas sembilan SMP 19 Semarang meninggal setelah dihantam truck tronton di Jalan Abdul Rahman Saleh, Semarang, Rabu (10/01/2018).
Risda tewas di lokasi kejadian setelah badannya terhimpit di antara pohon dan truck yang kehilangan kendali hingga menabrak warung es degan.
Menurut Triana Ratnawati, guru Risda, saat kejadian Risda akan mengantar Aldila, temannya pulang.
Namun kedua remaja tersebut menyempatkan untuk mampir membeli es degan.
"Tadi sekolah seperti biasa, tidak ada tanda apa-apa. Habis pulang ya biasa ke rumah Aldila (temannya) mungkin mau nganter Aldila pulang terus mungkin mampir beli es degan," ucap Triana kepada Tribunjateng.com saat ditemui di Kamar Jenazah RSUP Dr Kariadi.
Warga Srinindito Timur 2, no 922 Rt 6 Rw 3 Ngemplak, Simongan itu masih mengenakan baju seragam saat kejadian.
Sedangkan Aldila mengalamai luka-luka dan dirawat di Rumah Sakit Colombia.
"Tadi saya di telepon pihak RS Columbia, katanya murid saya, dari seragamnya, kecelakaan, saya cek cuma ada Aldila, Alhamdulilah selamat. Tapi Risda saya masih belum percaya," lanjut Triana.
Sepeda motor yang dikendarai Risda jenis matic juga hancur dihantam truck.
Sebelumnya truck tronton bermuatan gulungan MMT menghantam warung es segan dan pohon di Jalan Abdul Rahman Saleh pukul 16.00 WIB.
Akibatnya dua orang meninggal, Risda dan Sulistyowati, penjual es degan.
Sedangkan tiga orang lain luka-luka. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kecelakaan-manyaran_20180110_211634.jpg)