Wali Kota Salatiga Ingin Kawasan Padat Penduduk Terus Ditata
Wali Kota Salatiga, Yuliyanto sudah menggenggam nama-nama permukiman padat yang perlu dibenahi.
Penulis: ponco wiyono | Editor: galih permadi
Laporan wartawan Tribun Jateng, Ponco Wiyono
TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Wali Kota Salatiga, Yuliyanto sudah menggenggam nama-nama permukiman padat yang perlu dibenahi.
Pemkot berencana melakukan penataan, agar penduduk wilayah tersebut bisa semakin nyaman tinggal di sana.
Hal ini disampaikan Yuliyanto usai melaksanakan Peresemian Makam Nyai Kopek dan peletakan batu pertama Mushola Pancuran, di RW IV Pancuran Kelurahan Kutowinangun Lor Kecamatan Tingkir, Rabu (10/1/2018).
"Saya bangga warga sini atas keterbukaan hatinya dan niat ingin mempercantik kampungnya. Semoga dengan niat dan semangat tersebut akan membuat permukiman di sini semakin nyaman dan roda perekonomiannya juga bergerak. Saya juga sampaikan terima kasih kepada semua OPD yang keroyokan menurunkan angka kemiskinan termasuk membantu kegiatan ini,” kata wali kota.
Ketua RW IV Pancuran, Budi Sutrisno pun mengucapkan terima kasihnya. Menurut Budi berkat bantuan pemerinfah akhirnya makam Nyai Kopek bisa dibangun.
"Selanjutnya program kampung pelangi yang kami jalankan semoga segera bisa selesai. Banyak ruas sudut kampung sudah dipercantik, pembangunan MCK komunal juga sudah rampung,” ujar Budi.
Pada kegiatan tersebut, dilakukan juga penandatanganan prasasti, yaitu Makam Damardjati dan penataan kawasan Pancuran.
Hadir dalam kesempatan tersebut wakil walikota M Haris, anggota Forkopinda, anggota DPRD Salatiga, dan kepala OPD Kota Salatiga.
Selain makam Nyai Kopek, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kota salatiga Valentino Haribowo menyampaikan, proyek yang telah dilaksanakan dalam mendukung penataan kawasan permukiman padat adalah pembangunan MCK Komunal, pembangunan taman vertikal, dan penataan sepadan sungai.
“Saya juga ingin mengingatkan bahwa masih ada PR kawasan padat permukiman lain yang harus kita tata bersama. Beberapa yang menyusul untuk kita tata antara lain kawasan Ngentak, kawasan Kalitaman, kawasan Pungkursari, Margosari, serta Kalicacing,” jelas Yuliyanto.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/wali-kota-salatiga-yuliyanto_20180110_191855.jpg)