Sopir Truk Maut Manyaran Belum Tersangka, Ini Alasan Kasatlantas
Pengemudi truk tronton L 9976 UQ yang menabrak satu mobil, tiga motor dan dua pejalan kaki di depan Swalayan Ramai, Manyaran
Penulis: rival al manaf | Editor: Catur waskito Edy
Laporan Reporter Tribun Jateng, Rival Almanaf
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pengemudi truk tronton L 9976 UQ yang menabrak satu mobil, tiga motor dan dua pejalan kaki di depan Swalayan Ramai, Manyaran Semarang, Rabu sore lalu belum ditetapkan sebagai tersangka.
Hal itu dipaparkan Kasatlantas Polrestabes Semarang AKBP Yuswanto Ardi seusai melakukan olah tempat kejadian perkara, Kamis (11/1/2018).
Ia menyatakan tidak ingin terburu-buru menetapkan tersangka dan ingin penyidik mengembangkan penyelidikan terlebih dahulu.
"Sopir belum tersangka, jadi begini itu kan kecelakaan lalulintas yang dugaan awal akibat over tonase atau kelebihan muatan. Saya sudah memerintahkan setiap kecelakaan yang melibatkan kendaraan angkutan barang harus diukur volume dan dimensi di lapangan melibatkan dishub," jelas Ardi.
Dari pengukuran itu nantinya akan didapati data berapa banyak kelebihan muatan yang dibawa truk pengangkut bahan dasar MMT tersebut.
Data itulah yang nantinya menjadi dasar penyidik untuk mengembangkan pertanyaan kepada pengemudi truk tersebut.
"Itu nantinya akan saya arahkan ke penyidik untuk menanyakan apakah dia mengetahui kalau itu kelebihan muatan, kalau tahu perintahnya siapa nah nanti yang memberikan perintah akan kami periksa," bebernya lebih lanjut.
Pengemudi truk diketahui bernama Sugiono yang tinggal di Jember Jawa Timur. Dalam kecelakaan yang mengakibatkan dua orang meninggal dunia itu, Ia menderita patah kaki dan saat ini dirawat di RSUP dr Kariadi.
"Saya tidak cepat menetapkan sopir tersangka mesake kalau pengemudinya nggak tahu apa-apa kita tersangkakan. Tapi tetap sementara diperiksa tapi belum tersangka,"
Rabu (10/1/2018) sore, kecelakaan karambol terjadi di depan Swalayan Ramai, Manyaran Semarang. Kejadian bermula dari truk tronton L-9976-UQ berjalan dari arah selatan (Manyaran) ke utara (Kalibanteng).
Sesampainya di depan Swalayan Ramai, saat melintasi jalan menurun diduga tidak menguasai laju kendaraan sehingga menabrak mobil Lexus B 700 BB yang berjalan dari arah barat ke timur.
Truk terus melaju hingga menabrak motor Yamaha Mio H-5466-YY, Honda Vario H-2774-AFW, dan Yamaha Jupiter H-5674-CY. Belum berhenti juga truk menabrak tiga warung dan pejalan kaki yang diantaranya sedang membeli dan berjualan es kelapa muda.
Dua orang meninggal di tempat dan empat luka-luka akibat kecelakaan tersebut. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/tronton-tabrak-warung-es-degan-di-manyaran_20180111_084016.jpg)