Breaking News:

Ditanya Netizen Soal Hukum Minum Air Kencing Unta, Ini Jawaban Menohok Mahfud MD

Ahli Hukum dan Tata Negara Mahfud MD menanggapi pertanyaan netizen soal 'polemik' air kencing unta.

Editor: galih permadi
Tribunnews.com/ Fransiskus Adhiyuda
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD saat ditemui di Kantor DPP PSI, Jakarta Pusat, Minggu (5/11/2017). 

TRIBUNJATENG.COM - Ahli Hukum dan Tata Negara Mahfud MD menanggapi pertanyaan netizen soal 'polemik' kencing unta.

Hal tersebut berawal ketika mantan Ketua Mahkamah Konstitusiitu mendapatkan pertanyaan dari seorang netizen terkait halal atau haramnya kencing unta.

Pernyataan itu diajukan ke akun jejaring sosial Twitter milik Mahfud MD, @mohmahfudmd

Pertanyaan tersebut dijawab oleh Mahfud MD.

Mananggapi pertanyaan itu, Mahfud MD berkicau bahwa keimanan seseorang tidak bisa diukur dari kencing unta.

Bahkan, Mahfud menyarankan si penanya menenggak air kelapa, karena lebih segar.

Mahfud menambahkan bahwa beragama itu boleh yang enak, tapi tidak boleh seenaknya.

"Dimas, mnrt saya keimanan seseorang tak bs diukur dari air kencing unta. Minum air kelapa saja, segar. Sama dgn berebutan hati onta, katanya utk obat asma. Loh, skrng di toko sdh bnyk obat asma murah yg hiegenis. Beragama itu yg enak tp tak boleh seenaknya," cuit akun @mohmahfudmd.

Tak puas, netizen tersebut pun tetap menanyakan kebolehannya dan mencantumkan hadis dalam pertanyaan berikutnya.

"Boleh nggak prof? Apa harus pakai hadist ini إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ prof @mohmahfudmd?" tulis @dimasfmaulana.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved