Kisruh Dua Kubu PPP, Dua Bakal Paslon Klaim Dapat Rekomendasi Maju Pilkada Banyumas
Pendaftaran dua kubu tersebut ke kantor KPU Banyumas sama-sama didampingi pengurus partai berlambang ka'bah
Penulis: khoirul muzaki | Editor: galih permadi
Laporan Wartawan Tribun Jateng Khoirul Muzakki
TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA-Dua kubu Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Banyumas, Achmad Husein-Sadewo Tri Lastiono serta Mardjoko-Ifan Haryanto saling klaim mendapat dukungan dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Pendaftaran dua kubu tersebut ke kantor KPU Banyumas sama-sama didampingi pengurus partai berlambang ka'bah tersebut, (10/1).
Kubu Husein-Sadewo didampingi sejumlah pengurus DPC PPP Banyumas. Sementara kubu Mardjoko-Ifan didampingi langsung oleh pengurus DPP PPP.
Rekomendasi DPP PPP ternyata jatuh ke pasangan Mardjoko-Ifan Haryanto.
Namun sebagian pengurus DPC PPP Banyumas justru menolak mengikuti rekomendasi itu.
Mereka memutuskan tetap mendukung petahana untuk kembali memimpin Banyumas.
Bendahara DPC PPP Banyumas Lily Hayati mengklaim, keputusan DPC untuk mendukung pasangan Husein-Sadewo berdasarkan hasil Rakercab yang diikuti 27 PAC PPP di Banyumas.
Ia justru menyayangkan pilihan DPP yang justru berseberangan dengan suara pendukung di tingkat bawah (grassroot).
"Kami di bawah tetap dukung pak Husein. Sebagian besar PAC di Rakercab menyatakan sama,"kata Lily saat mendampingi paslon Husein-Sadewo di kantor KPU Banyumas, (10/1) lalu
Menanggapi hal tersebut, Ketua Departemen Lingkungan Hidup DPP PPP Idy Muzayyad mengatakan, sikap sebagian pengurus DPC yang menolak mengikuti rekomendasi bukan pembelotan, melainkan dinamika politik yang biasa terjadi dalam kontestasi Pilkada.
Kendati demikian ia tetap menyayangkan sikap pengurus DPC yang tak sejalan dengan kepengurusan pusat.
Bagaimanapun, kata dia, dukungan partai terhadap paslon harus mengacu pada rekomendasi yang dikeluarkan DPP. Rakercab tidak berhak menentukan sikap partai untuk mendukung paslon tertentu.
Perbedaan ini rupanya jadi bahasan tersendiri di internal PPP.
"Ini jadi bahan diskusi kami, sekaligus jadi cambuk. Agar ke depannya bisa meningkatkan koordinasi yang lebih intensif,"katanya
Idy yang datang ke Banyumas untuk mendampingi paslon Mardjoko-Ifan mendaftar ke KPU membawa pesan dari Ketua Umum PPP. Ketum, kata dia, berpesan agar soliditas internal partai harus tetap dijaga, termasuk penyamaan visi untuk menghindari gejolak yang bisa merugikan partai.
Terkait pengurus DPC yang menolak mengikuti rekomendasi DPP, pihaknya telah menyerahkan masalah itu ke Ketum untuk menyikapi anggotanya yang berseberangan tersebut.
"Ini soal persepsi. Kami akan rapatkan barisan untuk jalankan amanat rekomendasi partai,"katanya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/paslon-banyumas-jumpa-pers-di-kpu-banyumas_20180110_141308.jpg)