Rabu, 8 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

13 Pasar Tradisional di Solo Menunggu Revitalisasi

Revitalisasi sejumlah Pasar Tradisional di Kota Solo gencar dilakukan beberapa tahun terakhir

Penulis: akbar hari mukti | Editor: muslimah

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Revitalisasi sejumlah Pasar Tradisional di Kota Solo gencar dilakukan beberapa tahun terakhir.

Di Solo, diketahui bahwa dari 44 pasar tradisional di Solo, 31 pasar telah diselesaikan proses revitalisasinya.

Lalu 13 pasar tradisional sisa bakal segera direvitalisasi hingga 2021, yakni saat masa pemerintahan Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo berakhir.

Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Solo, Subagiyo mengatakan program revitalisasi pasar tradisional memang telah dilakukan sejak lama.

Menurutnya, 9 tahun menjabat sebagai kepala dinas, dirinya sudah menyaksikan berbagai proses revitalisasi yang diusung Pemkot Solo. Ia menjelaskan, hingga saat ini dari 44 pasar tradisional Kota Solo, revitalisasi pasar sudah menyentuh 31 pasar tradisional dan menyisakan 13 pasar sisa yang belum direvitalisasi.

"Revitalisasi Pasar Tradisional terus dilakukan. Kemarin kita selesai revitalisasi Pasar Rejosari dan Sangkrah, menyusul juga Pasar Jebres. Rata-rata tiap tahun 3 pasar tradisional Solo direvitalisasi," jelas Subagiyo, Sabtu (13/1/2018).

Ia menyebutkan upaya Pemkot Solo tersebut sejalan dengan visi Presiden Joko Widodo yang menargetkan revitalisasi di 5 ribu pasar tradisional seluruh Indonesia dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun anggaran 2015-2019.

"Saat memimpin Solo revitalisasi pasar sudah jadi program pak Jokowi, dan diteruskan Wali Kota Rudy. Nanti 13 pasar tradisional yang masih tersisa diselesaikan sampai masa pemerintahan pak Rudy habis pada 2021," bebernya.

Ia menilai 13 Pasar tradisional Solo yang belum terjamah revitalisasi merupakan pasar-pasar tradisional berkapasitas besar semisal Pasar Legi, Pasar Jongke, hingga Pasar Harjodaksino.

Ia menjelaskan bila Pemkot Solo optimis hingga tahun 2021, 13 pasar ini bisa rampung revitalisasinya.

"Teknisnya seperti apa nanti menunggu keputusan pak Wali Kota Rudy. Kita sudah memetakan mana saja yang dalam waktu dekat akan digarap, yakni salah satunya pasar Jebres Solo," jelasnya.

Sekjen Pasamuan Pedagang Pasar Tradisional Surakarta (Papatsuta), Wiharto menambahkan bila 13 pasar tradisional di Solo yang belum terjamah perbaikan akan direvitalisasi pemerintah, ia berharap revitalisasi bukan hanya dilakukan fisik bangunannya saja, tapi juga masuk ke konsep dan sistem yang ada di dalam pasar. Menurutnya dengan begitu tujuan revitalisasi bisa lebih terarah dan makin cepat dicapai.

"Bukan hanya fisik, revitalisasi ini harus bisa mempertegas keberadaan pasar tradisional yang tidak sekedar ruang ekonomi melainkan juga terintegrasi sebagai ruang-ruang lain yang memenuhi unsur budaya dan sosial kemasyarakatan," jelasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved