Jembatan Miring, Pemkot Solo Segera Bangun Ulang Jembatan Bibis Solo
Hal tersebut karena sejak enam bulan terakhir pilar penyangga jembatan tersebut terus bergeser hingga menyebabkan sebagian badan jembatan ambles
Penulis: akbar hari mukti | Editor: muslimah
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti
TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Pemkot Solo saat ini sedang menyiapkan perbaikan Jembatan Bibis (Kreteg Abang) Solo yang rusak dimakan usia. Rencananya Pemkot Solo akan membangun ulang jembatan tersebut tanpa pilar penyangga.
Seperti diketahui, Pemkot Solo sejak Kamis (11/1/2018) lalu menutup Jembatan Bibis bagi pengendara kendaraan roda empat atau lebih.
Hal tersebut karena sejak enam bulan terakhir pilar penyangga jembatan tersebut terus bergeser hingga menyebabkan sebagian badan jembatan ambles.
Akses warga pun dialihkan ke Jembatan Ngemplak dan Jembatan Kandangsapi, Solo.
Kasi Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU PR) Solo, Joko Supriyanto, memaparkan saat ini Detail Engineering Design (DED) sedang dilelangkan.
"Dijadwalkan lelang penyusunan perencanaan itu sudah selesai April mendatang, sehingga kami bisa menyiapkan lelang pekerjaan fisik pada bulan berikutnya," ungkapnya, Senin (15/1/2018).
Dirinya menuturkan, perbaikan jembatan yang sudah ditutup bagi pengguna kendaraan roda empat atau lebih itu, dilakukan dengan membongkar badan jembatan lama sebelum dibangun ulang.
"Tapi kami takkan membangun jembatan dengan pilar di bagian tengah. Berdasarkan masukan dari Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS), pilar jembatan itu justru bakal menghambat aliran Kali Anyar," ujar dia.
Perbaikan jembatan yang terletak di Jalan MW Maramis, Solo itu menurutnya akan dimulai Juli atau memasuki musim kemarau. Pemkot Solo pun telah mengalokasikan dana sekitar Rp 10 miliar untuk merealisasikan proyek ini.
"Kalau berdasarkan DED ternyata membutuhkan tambahan anggaran, kami akan coba mengusulkannya dalam pembahasan APBD Perubahan," ujarnya.
Kasi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan DPU PR Solo, Sriyanto menambahkan keputusan membangun ulang Jembatan Bibis tanpa pilar tersebut juga dipicu pertimbangan lain. Ia menyatakan pilar penyangga rawan tergerus dihantam benda-benda yang hanyut atau jadi titik penumpukkan sampah," kata dia. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/karena-miring-jembatan-bibis-solo-saat-ini-ditutup-oleh-pemkot-solo_20180115_165126.jpg)