Breaking News:

Pemindahan Muatan Truk Tanah Terguling di Kaliwiru Dilakukan Secara Manual dengan Cangkul

Beberapa pekerja tersebut mengeluarkan dan memindahkan tanah keruk ke luar bak secara manual menggunakan cangkul.

Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: Catur waskito Edy
Reza Gustav
Proses pemindahan tanah keruk 

Laporan Reporter Tribun Jateng, Reza Gustav

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Proses evakuasi truk bermuatan tanah keruk yang terguling di pertigaan Kaliwiru, Sultan Agung Kota Semarang pada Selasa (16/1/2018) belum dapat dilakukan.

Truk tersebut terguling sekitar pukul 10.20 WIB dan pantauan Tribunjateng.com sampai pukul 16.21 WIB, proses evakuasi masih belum dilakukan.

Menurut Ipda Endro seorang anggota Polsek Gajah Mungkur Kota Semarang yang sedang mengatur lalu lintas, penyebabnya adalah muatan yang terlalu berat.

“Tadi sekitar pukul 14.00 WIB truk crane datang untuk mengevakuasi namun gagal. Truk yang terguling itu belum dapat diangkat lantaran muatannya yang terlalu berat,” terangnya.

Dikarenakan muatan yang terlalu berat, maka beberapa pekerja dari pihak pemilik truk dan proyek yang berkepentingan mencoba mengeluarkan muatan tersebut dari bak truk dan memindahkannya.

Proses pemindahan tanah keruk, muatan dari truk yang terguling di pertigaan Kaliwiru, Sultan Agung Kota Semarang pada Selasa (16/1/2018) dilakukan secara manual menggunakan cangkul.
Proses pemindahan tanah keruk, muatan dari truk yang terguling di pertigaan Kaliwiru, Sultan Agung Kota Semarang pada Selasa (16/1/2018) dilakukan secara manual menggunakan cangkul. (Reza Gustav)

Beberapa pekerja tersebut mengeluarkan dan memindahkan tanah keruk ke luar bak secara manual menggunakan cangkul.

“Kalau dipindah secara manual begitu ya tidak selesai-selesai. Seharusnya dipindah menggunakan alat berat seperti loader atau ekskavator,” ujar Endro.

Dia berharap agar muatan segera dipindahkan agar truk cepat dievakuasi karena akan berdampak buruk pada arus lalu lintas.

“Ini sudah hampir memasuki waktu pulang kantor di mana terjadi kenaikan volume, jika tidak segera diatasi akan semakin berdampak buruk (pada arus lalu lintas di sekitar),” tambahnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved