Breaking News:

Kasus Penyelundupan Beras 24 Ton Dilimpahkan ke Ditreskrimsus Polda Jateng

Kasus penyelundupan beras operasi pasar Jateng ke Kalimantan akan dilimpahkan ke Ditreskrimsus Polda Jateng.

Penulis: rival al manaf | Editor: Catur waskito Edy
Humas Polres Banjarnegara
Kapolres Banjarnegara AKBP Nona Pricillia Ohei cek beras di gudang bulog Purwanegara. 

Laporan Reporter Tribun Jateng, Rival Almanaf

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kasus penyelundupan beras operasi pasar Jateng ke Kalimantan akan dilimpahkan ke Ditreskrimsus Polda Jateng. Hal itu diungkapkan oleh Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Fahmi Arifriyanto, Kamis (18/1/2018).

Hingga saat ini perkembangan penyidikan belum menerucut ke tersangka yang ditetapkan. Fahmi, sapaan akrabnya manyatakan semua masih dimintai keterang sebagai saksi kasus tersebut.

"Hanya saja memang hari ini saya masih melengkapi berkas administrasi untuk selanjutnya kasus ini dilimpahkan ke Direskrimsus Polda Jateng, jadi nanti selanjutnya pak Direskrimsus yang akan menangani," beber Fahmi.

Kasusu itu dilimpahkan ke Polda karena wilayah penyidikannya melingkupi dua kota yakni Semarang dan Demak.

Seperti diberitakan sebelumnya Polrestabes Semarang menahan dua peti kemas yang berisi beras operasi pasar seberat 48 ton di pelabuhan Tanjung Mas, Rabu (17/8) kemarin.

Dari hasil investigasi beras itu merupakan milik seseorang bernama Esti Isniaty. Wanita tersebut bahkan sudah menyiapkan total 240 ton beras operasi pasar Jateng yang rencananya akan dijual ke Kalimantan dengan harga yang lebih mahal.

Karena dua peti kemas awal disita di pelabuhan, sisa beras yang ada pun tidak jadi dikirim dan dibongkar di sebuah gudang di Kecamatan Dempet, Demak

Sementara itu, selain administrasi pelimpahan Kasatreskrim yang baru satu minggu menjabat tersebut juga sedang mengurus berkas lainnya.

"Kami juga sedang menyelesaikan administrasi untuk penyisihan barang bukti, sehingga nanti tetap ada barang bukti yang bisa digunakan penyidikan namun juga tetap ada sebagian besar yang dikembalikan ke fungsinya untuk operasi pasar di wilayah Jateng," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved