Developer Properti Syariah Perkenalkan Skema Bisnis Properti Syariah Tanpa Bank

Developer Properti Syariah (DPS) merupakan komunitas yang bergerak di bidang pengembang yang berbasis properti syariah.

Developer Properti Syariah Perkenalkan Skema Bisnis Properti Syariah Tanpa Bank
TRIBUN JATENG/DINA INDRIANI
Founder Komunitas Developer Properti Syariah, Rosyid Aziz sedang menjelaskan skema bisnis properti syariah di Hotel Candi Semarang pada Sabtu (20/1/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dina Indriani

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Developer Properti Syariah mengenalkan sekaligus melakukan soft launching proyek properti syariah di Hotel Candi Indah, Semarang, Sabtu (20/1/2018).

Developer Properti Syariah (DPS) merupakan komunitas yang bergerak di bidang pengembang yang berbasis properti syariah.

Founder Komunitas Developer Properti Syariah, Rosyid Aziz sebagai pembicara dalam acara ini menjelaskan bagaimana mengembangkan bisnis properti syariah tanpa bank, tanpa riba dan tanpa bunga.

"Bisnis properti syariah sesuai syariah yang memakai skema penjualan tanpa bank, tanpa bunga, dan tanpa riba ini bisa mengimplementasikan syariah dalam bisnis properti sehingga konsumen bisa memiliki rumah dengan cara syari dan lebih ringan," terangnya.

Baca: Beli Handphone Bisa Dapatkan Voucher Karaoke. Begini Caranya

Bisnis properti syariah oleh para Developer Properti Syariah sudah menjalankan proyek yang terdiri dari proyek perumahan, ruko, dan apartemen yang dijalankan oleh 250 Developer.

"DPS sendiri sudah mengembangkan bisnis ini sejak tahun 2012, dan hingga saat ini proyek akan semakin berkembang seperti perumahan, ruko, apartemen, dan hotel. Sekitar 250 Developer di Indonesia sudah memakai bisnis syariah dengan skema ini," tuturnya.

"Untuk bisa menjalankan bisnis syariah dengan skema ini, Developer harus ada kemampuan mengolah keuangan untuk mengolah bisnis properti syariah," imbuhnya.

Pada kesempatan ini, para Developer yang sudah mengembangkan bisnis properti syariah di Jawa Tengah memperkenalkan 20 produk Perumahan dan Ruko yang sudah berjalan di antaranya Ruko Lasem Square, Samara Residence, Taylon Sejahtera, Griya Sakinah, Firmana Residence, Villa Green Aulia, dan lainnya.

Rosyid berharap bisa meratakan bisnis property syariah ini di seluruh Nusantara tak terkecuali di Jawa Tengah yang sudah mempunyai 20 lokasi property syariah dan bisa berkembang lagi.(*)

Penulis: dina indriani
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved